Perbankan

Bayar Sekali Tap! Bank Mandiri Rilis QRIS Tap di Livin’ by Mandiri

Jakarta – Bank Mandiri resmi meluncurkan fitur QRIS Tap melalui aplikasi Livin’ by Mandiri sebagai solusi pembayaran berbasis teknologi Near Field Communication (NFC) dari Bank Indonesia.

Dengan fitur QRIS Tap, nasabah dapat melakukan transaksi lebih cepat dan praktis tanpa perlu memindai QR code secara manual.

Adapun, fitur QRIS Tap Livin’ tersedia untuk perangkat Android dengan fitur NFC dan akan terus dikembangkan untuk kompatibilitas yang lebih luas.

Saat ini, QRIS Tap melalui Livin’ by Mandiri melayani untuk perjalanan moda transportasi MRT dari Stasiun Bundaran HI dan Stasiun Lebak Bulu, begitu juga sebaliknya.

Ke depan, implementasi QRIS Tap akan diperluas ke seluruh jaringan MRT, TransJakarta, LRT, serta berbagai moda transportasi lainnya.

Baca juga: Deputi Gubernur BI Jajal Bayar Parkir Pakai QRIS Tap, Mudah dan Cepat

Direktur Teknologi Informasi Bank Mandiri Timothy Utama menegaskan bahwa implementasi QRIS Tap NFC merupakan langkah strategis dalam mempercepat transformasi digital di sektor keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi, sejalan dengan visi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030.

“Kami terus berinovasi menghadirkan solusi pembayaran yang seamless dan efisien, terutama bagi sektor dengan kebutuhan transaksi tinggi seperti transportasi dan ritel. QRIS Tap tidak hanya meningkatkan pengalaman pengguna, tetapi juga mendukung akselerasi ekonomi digital di Indonesia,” ungkap Tim dalam keterangan resmi dikutip 15 Maret 2025.

Bank Mandiri sendiri telah memiliki infrastruktur yang kuat untuk mendukung ekosistem pembayaran digital. Saat ini, tercatat ada ratusan ribu mesin EDC Bank Mandiri di berbagai merchant favorit, yang akan menjadi bagian dari implementasi QRIS Tap.

Sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna, Bank Mandiri juga menghadirkan promo spesial berupa cashback 50 persen naik MRT Jakarta dari Stasiun Bundaran HI dan turun di Stasiun Lebak Bulus maupun sebaliknya menggunakan QRIS Tap Livin’. Promo ini berlaku mulai dari 14 Maret – 13 April 2025.

Selain sektor transportasi, fitur QRIS Tap juga diharapkan dapat diadopsi oleh lebih banyak merchant yang menggunakan mesin EDC, termasuk UMKM, ritel, restoran cepat saji, dan berbagai layanan lainnya.

Pastikan Miliki Fitur NFC

Untuk menggunakan fitur QRIS Tap di Livin’ by Mandiri, nasabah perlu memastikan smartphone mereka memiliki fitur NFC yang aktif. Selanjutnya, buka aplikasi Livin’ by Mandiri, masuk ke menu QR Bayar, dan klik menu Tampilkan QR.

Setelah memasukkan PIN, nasabah bisa langsung melakukan pembayaran dengan mendekatkan ponsel ke terminal atau mesin pembayaran yang mendukung QRIS Tap NFC.

Baca juga: Hanya Android, Pengguna Iphone Belum Bisa Gunakan QRIS Tap, Ini Alasannya

“QRIS Tap tidak menggantikan metode QRIS yang sudah ada, tetapi justru menjadi pelengkap yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan transaksi yang lebih cepat dan efisien. Khususnya di sektor transportasi, fitur ini memberikan kemudahan bagi pengguna dengan proses pembayaran yang lebih praktis dan minim hambatan, sehingga mendukung pengalaman transaksi yang lebih seamless,” jelas Tim.

Sejak diluncurkan pada Oktober 2021, Livin’ by Mandiri telah menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan. Hingga Februari 2025, pengguna aplikasi Livin’ by Mandiri menembus angka lebih dari 30 juta pengguna.

Dari jumlah tersebut, total nilai transaksi Livin’ by Mandiri telah mencapai Rp678 triliun. Realisasi tersebut menegaskan tingginya adopsi dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan digital Bank Mandiri. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Harga Emas Fluktuatif, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi “Buy the Dip”

Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More

9 hours ago

60 Siswa Sakit Diduga akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More

15 hours ago

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

17 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

22 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

23 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

1 day ago