Poin Penting
- SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 diikuti 5.000 pelari dan memadukan olahraga, budaya, UMKM, serta literasi dan inklusi keuangan
- Astra Financial memperkuat Gerakan Cakap Keuangan melalui edukasi interaktif, simulasi penipuan, layanan cek SLIK, serta digitalisasi transaksi UMKM
- Gelaran ini menjadi momentum pemberdayaan UMKM sekaligus penguatan Yogyakarta sebagai destinasi sport tourism yang menggabungkan olahraga dan ekonomi kreatif.
Jakarta – Ribuan orang datang ke Stadion Mandala Krida Yogyakarta bukan sekadar untuk mengejar catatan waktu di lintasan lari. Di tengah semangat olahraga, mereka juga diajak berbicara tentang cara mengelola keuangan, mengenali penipuan, hingga mendukung produk-produk UMKM lokal.
Suasana tersebut terasa dalam gelaran SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 Powered by Astra Financial, Minggu (13/9).
Sedikitnya 5.000 pelari ikut ambil bagian dalam ajang yang memasuki penyelenggaraan kelima sejak pertama kali digelar pada 2022.
Tahun ini, olahraga menjadi bagian dari ekosistem yang lebih luas. SiBakul Jogja Sport & Fest tidak hanya menghadirkan lomba lari, tetapi juga mempertemukan unsur budaya, UMKM, ekonomi kreatif, dan edukasi keuangan dalam satu rangkaian kegiatan.
Di tengah keramaian peserta dan pengunjung, Astra Financial menghadirkan Pendopo Gerakan Cakap Keuangan. Ruang tersebut menjadi salah satu titik edukasi bagi masyarakat untuk mengenal pengelolaan keuangan dengan cara yang lebih ringan dan interaktif.
Wakil Presiden Direktur Konglomerasi Keuangan Astra Agus Prayitno Wirawan mengatakan, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya Astra Financial untuk membawa literasi keuangan lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Kehadiran kami dalam mendukung SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 tidak hanya mengajak masyarakat menjalani hidup sehat melalui olahraga, tetapi juga membangun kebiasaan finansial yang sehat melalui Gerakan Cakap Keuangan,” ujarnya, di Yogyakarta, Minggu (13/9).
Baca juga: Astra Financial-OJK Latih 1.000 Penggerak Duta Literasi Keuangan
Bagi Astra Financial, olahraga menjadi medium untuk memperluas pesan mengenai pentingnya kesehatan finansial. Edukasi tidak ditempatkan sebagai aktivitas yang formal, melainkan dipadukan dengan berbagai pengalaman yang dapat diikuti langsung oleh masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan literasi keuangan dengan cara yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat, memadukan semangat olahraga dan beragam aktivitas interaktif yang mengajak mereka terlibat langsung,” imbuh Agus.
Konsep tersebut terlihat dari berbagai aktivitas di Pendopo Gerakan Cakap Keuangan. Pengunjung dapat mengikuti permainan lempar panah literasi keuangan, permainan berbasis LED, hingga Live Scam Experience yang mensimulasikan panggilan penipuan.
Melalui simulasi tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi mengenai risiko kejahatan keuangan, tetapi juga diajak mengenali secara langsung modus penipuan yang semakin beragam.
Program literasi juga diperkenalkan melalui berbagai inisiatif unit bisnis Astra Financial. Mulai dari KLiK Astra Financial, MENYALA dari FIFGROUP, EDUCLASS dari ACC, LENTERA dari Asuransi Astra, hingga Solopreneur Academy dari Bank Saqu. Program Desa Sejahtera Astra turut diperkenalkan sebagai bagian dari kontribusi sosial perusahaan.
Dari Lintasan Lari ke UMKM
Semangat pemberdayaan tidak berhenti di edukasi keuangan. Astra Financial juga membawa 20 UMKM binaan Astra ke Festival UMKM dalam gelaran tersebut.
Kehadiran UMKM membuat ajang olahraga ini memiliki dimensi ekonomi yang lebih kuat. Masyarakat yang datang untuk berolahraga juga mendapatkan ruang untuk mengenal dan berinteraksi dengan pelaku usaha lokal.
Digitalisasi transaksi turut diperkuat melalui AstraPay. Dengan demikian, aktivitas ekonomi yang muncul selama acara tidak hanya mendorong transaksi, tetapi sekaligus memperkenalkan penggunaan pembayaran digital kepada masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Agus Mulyono melihat gelaran tersebut sebagai momentum untuk mempertemukan olahraga dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap SiBakul Jogja Sport & Fest menjadi ajang yang dinantikan masyarakat sekaligus menjadi momentum pemberdayaan bagi UMKM,” tuturnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, SiBakul Jogja Sport & Fest juga memperluas kategori perlombaan. Untuk pertama kalinya, Half Marathon 21K hadir melengkapi kategori 5K, 10K, dan 5K Pelajar.
Penambahan kategori tersebut sekaligus membuka ruang bagi pembinaan atlet muda melalui kategori pelajar. Antusiasme masyarakat pun terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 5.000 pelari.
Di luar lintasan, edukasi perlindungan konsumen menjadi bagian lain yang mendapat perhatian. Talk show bertajuk “Cerdas Hadapi Keuangan Ilegal: Kenali, Verifikasi, dan Laporkan” mengajak masyarakat memahami risiko berbagai tawaran layanan keuangan ilegal.
Talk show tersebut menghadirkan Pengawas Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah dan Layanan Manajemen Strategis OJK DIY Rosi Kho Arliyani bersama Kepala Wilayah Asuransi Astra Sumatera & Jawa Tengah Muliawansyah dan Kepala FIFGROUP Wilayah Jawa Tengah 2 Danar Fitra Hartoto.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan cek SLIK di booth OJK. Sementara Sports Expo dan pertunjukan budaya melengkapi rangkaian kegiatan selama dua hari penyelenggaraan.
Baca juga: OJK Banten Dorong Soliditas BPR Lewat Pekan Olahraga Perbarindo Tangerang 2026
Pada akhirnya, SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 memperlihatkan bahwa olahraga dapat menjadi lebih dari sekadar aktivitas fisik. Lintasan lari menjadi titik temu antara gaya hidup sehat, literasi keuangan, UMKM, budaya, dan ekonomi kreatif.
Dukungan Astra Financial terhadap gelaran tersebut pun diarahkan untuk menciptakan pengalaman yang lebih dekat dengan masyarakat.
Harapannya, pesan mengenai pentingnya mengelola keuangan dan menjaga keamanan dalam menggunakan layanan keuangan dapat ikut terbawa pulang bersama semangat olahraga. (*)


