Nasional

Dari Dicaci hingga Jadi Andalan Warga, Ini Cerita Awal Transjakarta

Poin Penting

  • Sutiyoso atau Bang Yos membangun Transjakarta sebagai solusi kemacetan Jakarta, meski sempat menuai kritik dan hujatan publik.
  • Transjakarta resmi beroperasi pada 2004 dengan Koridor 1 Blok M-Kota dan terus berkembang hingga memiliki 14 koridor utama.
  • Kini Transjakarta melayani 1,3-1,4 juta penumpang per hari dengan total koridor 409 km, menjadi sistem BRT terpanjang di dunia.

Jakarta - Pembangunan Transjakarta pada era Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso (1997–2007) menjadi langkah berani untuk mengurai kemacetan Jakarta pada awal 2000-an. Sistem Bus Rapid Transit (BRT) yang diperkenalkan kala itu menjadikan Transjakarta sebagai BRT pertama di Asia Tenggara.

Namun, proyek tersebut awalnya tidak berjalan mulus. Sutiyoso yang akrab disapa Bang Yos sempat dihujani kritik dari pengamat, pengguna kendaraan pribadi, hingga sopir bus kota seperti MetroMini dan Kopaja. Pembangunan jalur khusus bus dinilai memakan badan jalan dan memperparah kemacetan saat masa konstruksi.

“Saat sosialiasi Transjakarta, semua serang habis-habisan saya. Ada yang mengatakan gubernur paling goblok se-dunia, dia ini orangnya (Sutiyoso),” kata Bang Yos, dalam “Dialog Refleksi 21 Tahun Transjakarta”, di Jakarta, Senin, 19 Januari 2026.

Meski mendapat hujatan, Bang Yos tetap melanjutkan pengembangan Transjakarta. Pada 15 Januari 2004, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan operasional Transjakarta Koridor 1 Blok M-Kota, yang mulai beroperasi penuh untuk publik pada 1 Februari 2004.

Baca juga: Karyawan Bergaji di Bawah Rp6,2 Juta Kini Bisa Naik MRT hingga Transjakarta Gratis

“Setelah saya luncurkan ternyata antusiasme masyarakat sangat positif. Walaupun mereka tidak mengakuinya. Orang karena itu, di sisa masa periode saya, saya kebut lagi (bangun koridor),” ujarnya.

Selama masa kepemimpinannya, Sutiyoso berhasil merampungkan pembangunan 10 koridor Transjakarta. Jumlah koridor tersebut terus bertambah pada era gubernur-gubernur berikutnya.

Ide Awal Transjakarta

Gagasan pembangunan Transjakarta berangkat dari kondisi kemacetan Jakarta yang dinilai sudah tidak layak. Saat itu, Transjakarta menjadi salah satu dari empat moda transportasi massal yang diusulkan Sutiyoso, selain MRT, monorel, dan transportasi air (waterway).

Transjakarta dipilih sebagai proyek pertama karena membutuhkan investasi relatif lebih rendah dibandingkan moda lainnya.

“Saat bertanya kepada tim saya, dari semua moda tersebut, moda mana yang bisa dimulai tanpa investor? Mereka jawab Transjakarta karena jalannya sudah ada, tinggal pasang separator, sopir kita rekrut, sudah jalan,” akunya.

Baca juga: Pemprov DKI Tunda Kenaikan Tarif Transjakarta, Ini Alasannya

Bang Yos kemudian mengadopsi sistem BRT TransMilenio di Bogota, Kolombia, yang dinilai sukses mengelola transportasi publik secara efisien, lalu menyesuaikannya dengan karakteristik Jakarta.

Alhasil, Pemprov DKI saat itu menyiapkan anggaran sekitar Rp120 miliar untuk memulai pembangunan Transjakarta. Pembangunan fasilitas dan pengadaan sekitar 50 unit bus tahap awal pun dilakukan, dengan Koridor 1 Blok M-Kota menjadi jalur utama karena melintasi kawasan strategis.

Page: 1 2

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Heboh Penumpang Berbuat Asusila, Bos Transjakarta Bilang Begini

Poin Penting Transjakarta akan meningkatkan pengawasan melalui penambahan petugas di layanan dan pemantauan CCTV guna… Read More

14 mins ago

Thomas Djiwandono Masuk Bursa Deputi Gubernur BI, Purbaya: Saya Dukung!

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mendukung Thomas Djiwandono masuk bursa Deputi Gubernur BI karena… Read More

29 mins ago

Sepak Terjang Thomas Djiwandono yang Diusulkan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Poin Penting Wamenkeu Thomas Djiwandono menjadi salah satu kandidat yang disiapkan Presiden Prabowo Subianto untuk… Read More

1 hour ago

Ganti Nama, Korea Investment Management Indonesia Targetkan AUM Tumbuh 30 Persen

Poin Penting PT KISI Asset Management resmi berganti nama menjadi PT Korea Investment Management Indonesia… Read More

2 hours ago

Tancap Gas! IHSG Cetak ATH Baru ke Level 9.133

Poin Penting IHSG cetak ATH baru dengan ditutup menguat 0,64 persen ke level 9.133,87 pada… Read More

2 hours ago

OTT KPK di Madiun, Wali Kota Beserta 14 Orang Diamankan Terkait Fee Proyek dan Dana CSR

Poin Penting KPK menggelar OTT di Kota Madiun terkait dugaan fee proyek dan dana CSR,… Read More

2 hours ago