Danamon; Teller melayani nasabah. (Foto: Erman)
Jakarta–PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) menggunakan layanan data SAS Analytics Pro server. Penggunaan ini membuat sistem kerja di bagian risk, compliance dan internal audit lebih maksimal.
“Teknologi harus selaras dengan strategi bisnis kita untuk memastikan bahwa kita mencapai tujuan bisnis,” sebut Manajer Customer Care untuk Integrated Risk dan Compliance Danamon, Suryadi Leung dalam siaran pers, Rabu, 6 April 2016.
Suryadi menyebut, di tiga departemennya yaitu departemen risk, compliance, dan internal audit, jumlah data pelanggan yang dianalisa untuk memenuhi pemasaran pelanggan dan keamanan data adalah prioritas. Karena itu, mereka menggunakan menggunakan SAS Analytics Pro server. Layanan ini lebih unggul dalam hal kecepatan. Suryadi melanjutkan, departemen risk juga menggunakan SAS untuk membuat laporan bulanan yang harus diberikan kepada manajemen dan pembuat kebijakan.
“Sebagai hasil modernisasi dari versi desktop SAS Analytics Pro ke versi server, Danamon dengan mudah mengkonsolidasi para pengguna dalam manajemen operasional sehingga keamanan data meningkat, “pungkasnya. (*) Gina Maftuhah
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More