DANA Rilis Layanan QRIS Transfer, Tarik Tunai Hingga Setor Tunai

DANA Rilis Layanan QRIS Transfer, Tarik Tunai Hingga Setor Tunai

DANA Rilis Layanan QRIS Transfer, Tarik Tunai Hingga Setor Tunai
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Dompet digital DANA dipilih oleh Bank Indonesia (BI) dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) sebagai salah satu dompet digital yang mewakili Penyedia Jasa Keuangan (PJP) non-bank untuk dapat menjadi peserta demo launching QRIS Transfer, Tarik Tunai, dan Setor Tunai (QRIS TTS).

Inovasi baru QRIS TTS oleh BI memudahkan pengguna untuk melakukan transaksi tarik tunai maupun setor tunai hanya dengan memindai kode QRIS yang ada di mitra merchant QRIS. Sementara melalui QRIS transfer, pengguna juga dapat dengan mudah melakukan transfer antar PJP, cukup dengan memindai kode QRIS pada aplikasi PJP masing-masing pengguna.

CEO DANA, Vince Iswara, mengatakan bahwa penerapan QRIS TTS tersebut menjadi salah satu program yang akan memberikan pengaruh yang signifikan terutama dalam optimalisasi penggunaan teknologi bagi digitalisasi dan literasi keuangan.

“Terpilihnya DANA Indonesia menjadi salah satu dompet digital yang turut meresmikan inovasi ini merupakan langkah baru untuk memaksimalkan potensi akselerasi inklusi keuangan oleh dompet digital DANA sebagai touch point pengguna terhadap akses layanan keuangan digital,” ucap Vince dikutip, 28 November 2022.

Melalui hal tersebut, DANA memaksimalkan upaya-upaya pengembangan infrastruktur digital di tengah masyarakat mengingat digitalisasi berperan penting dalam memulihkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil. 

Transaksi QRIS TTS melalui aplikasi DANA menjadi bukti komitmen DANA sebagai perusahaan teknologi untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan pada perekonomian Indonesia dalam rangka mendukung Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) serta Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI 2025) yang diterbitkan BI.

Adapun, layanan QRIS TTS tersebut turut mendukung penetapan target inklusi keuangan Indonesia pada tahun 2024 yang sebesar 90%, serta mendorong berbagai inisiasi strategis yang mampu mengintegrasi layanan keuangan digital. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]