Oleh Taufikurrahman, VP – New Maverick Digital Delivery (wondr by BNI)
BELUM semua masyarakat Indonesia melek teknologi, dalam hal ini teknologi digital. Namun, setidaknya sebagian besar masyarakat sudah mengenal dan menggunakannya dalam aktivitas sehari-hari, seperti untuk berbisnis, baik besar maupun kecil-kecilan.
Salah satu teknologi yang kini mulai diakrabi masyarakat adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Dengan QRIS, transaksi menjadi makin mudah dan menyenangkan. Saat pulang kampung, beberapa waktu lalu, saya mengamati sebuah warung menjual nasi kuning cukup ramai pembeli. Yang menarik, sebagian besar transaksinya dilakukan dengan menggunakan QRIS.
Kelihatannya pemilik warung tersebut cukup melek teknologi dan juga layanan finansial lainnya yang disediakan bank ataupun fintech. Tentunya ia menjadi merchant QRIS salah satu bank atau fintech yang menyediakan layanan tersebut.
Dari pengamatan tersebut, spontan terpikir sebuah ide sederhana yang bisa disisipkan pada saat transaksi QRIS dilakukan. Hal itu untuk menambah daya tarik guna keperluan boosting akuisisi dan peningkatan transaksi nasabah. Caranya yaitu dengan menggunakan dana program dan promo yang biasanya memang sudah disiapkan, tapi mungkin cara penggunaannya masih kurang tepat sasaran.
Baca juga: Transaksi Digital Tumbuh Pesat, QRIS Loncat 151,70 Persen pada Mei 2025
Bisa dengan menambahkan voucer promo potongan harga yang otomatis muncul dan dapat langsung digunakan oleh nasabah pada screen/step inputan harga makanan (misalnya nasi kuning yang dibeli), yang kemudian dilanjutkan dengan proses pembayaran dengan menginput PIN.
Voucer promo potongan harga di atas diterbitkan khusus per merchant dengan nilai yang lebih besar untuk nasabah yang baru install aplikasi, registrasi, atau melakukan pembukaan rekening. Hal itu untuk menambah daya tarik, dalam hal ini akuisisi nasabah baru.
Bagi yang sudah menjadi nasabah, nilai voucer potongan harga relatif lebih kecil. Dengan begitu, mereka akan tetap termotivasi/tertarik untuk terus bertransaksi.
Baca juga: Transaksi Digital BNI Tembus Rp764 Triliun di Maret 2025
Dengan strategi promo tersebut, transaksi akan terus bertumbuh dengan bertambah/meningkatnya jumlah nasabah dan transaksi. Hal ini akan menciptakan efek bola salju bagi peningkatan CASA perusahaan secara signifikan. Dana tidak pernah keluar, hanya berpindah dari rekening nasabah ke rekening merchant, dan rekening keduanya ada di CASA kita.
Tak hanya itu, bahkan nasabah akan terus menambah/meningkatkan dananya untuk tetap dapat melakukan transaksi agar mendapatkan promo di atas. Ini sebuah potensi bisnis yang menjanjikan. (*)
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More
Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More
Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More
Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More
Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 26–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, seiring… Read More