Jakarta – DANA, platform pembayaran digital, menyebut telah berhasil menggandeng 180 ribu merchant per Maret 2020. 70% atau sebanyak 141 dari pedagang atau merchant ini adalah pelaku di sektor UMKM. Vincent Iswara, Chief Executive Officer DANA mengungkapkan pentingnya UMKM untuk bergabung di market digital dan memiliki sistem pembayaran digital ditengah Covid-19.
“Kami (DANA) ingin menjadi jembatan agar semua UMKM dapat go-digital. Untuk itu, DANA menghadirkan fitur-fitur dan bantuan pemasaran yang akan membantu sektor UMKM untuk tumbuh lebih cepat,” ujar Vincent via Webinar Infobank bertemakan UMKM Gearing-Up Into New Normal di Jakarta Kamis 25 Juni 2020.
Lebih jauh, Vincent pun menjelaskan, DANA memiliki fitur akun bisnis yang dapat membantu penjualan para merchant secara online mau pun offline. Fitur akun bisnis DANA ini memiliki keungggulan, seperti mendukung pembayaran QRIS dan mendukung pembayaran kartu kredit. Selain itu, dengan akun bisnis, pedagang dapat langsung menggunakan uang hasil penjualan secara instan tanpa harus menunggu.
Kemudian, DANA juga memiliki 3 cara untuk membantu sektor UMKM dalam pemasaran. Pertama, aplikasi dompet digital ini memiliki fitur “Nearby” yang memudahkan pembeli untuk menemukan merchant terdekat.
Kedua, DANA melakukan kampanye UMKM dengan tagar #bantuwarungtetangga dan #banggabuatanindonesia, bekerja sama dengan pemerintah. Ketiga, UMKM yang sedang populer, memiliki kesempatan untuk diendorse atau diiklankan dengan gratis oleh artis dan influencer ternama. (*) Evan Yulian Philaret
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More