Ilustrasi: Pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Aliran dana investor asing terlihat kembali masuk ke Indonesia. Ini tercermin dari Net Foreign Buy pada perdagangan Kamis, 22 Mei 2025 yang tercatat senilai Rp552,62 miliar.
Investor asing mayoritas masih memborong saham-saham dari sektor keuangan perbankan. Berdasarkan data Philip Sekuritas Indonesia, berikut lima saham paling banyak diborong investor asing:
Baca juga: Naik 0,50 Persen, IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.202
Kembali masuknya arus investor asing itu juga sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) perdagangan Kamis (21/5) yang ditutup pada zona hijau ke posisi 7.166,98 dari dibuka pada level 7.142,46 atau mengalami kenaikan sebanyak 0,34 persen.
Baca juga: Kenapa Saham Sritex Bisa Delisting? Ini Penjelasan BEI dan Status Terkini SRIL
Berdasarkan statistik RTI Business mencatat sebanyak 306 saham terkoreksi, 294 saham menguat, dan 207 tetap tidak berubah. Sebanyak 22,18 miliar saham diperdagangkan dengan 1,39 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp13,94 triliun.
Seluruh indeks dalam negeri juga bergerak menguat, dengan IDX30 naik 0,45 persen menjadi 425,84, LQ45 meningkat 0,35 persen menjadi 815,01, Sri-Kehati menguat 0,12 persen menjadi 379,24, dan JII naik 0,37 persen menjadi 481,21. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More