Ilustrasi: Pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Aliran dana investor asing kembali tercatat keluar dari Indonesia. Ini tercermin dari net foreign sell pada perdagangan Selasa, 1 Juli 2025, yang mencapai Rp816,50 miliar. Jika diakumulasi secara year-to-date (ytd), net foreign sell sudah tembus Rp40,69 triliun.
Menurut data Phillip Sekuritas Indonesia, arus keluar investor asing tersebut didominasi dari sektor keuangan, khususnya saham perbankan. Berikut lima saham terbanyak yang dijual oleh investor asing:
Baca juga: IHSG Diprediksi Melemah, Sederet Saham Ini Berpotensi Tetap Cuan
Aksi net foreign sell tersebut sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa, 1 Juli 2025 yang kembali ditutup merah ke posisi 6.915,36 dari dibuka pada level 6.927,67 atau merosot 0,18 persen.
Lalu, berdasarkan statistik RTI Business mencatat sebanyak 356 saham terkoreksi, 245 saham menguat, dan 191 tetap tidak berubah.
Baca juga: Mayoritas Saham Indeks INFOBANK15 Menguat Pekan Ini, Berikut Rinciannya
Sementara itu, sebanyak 17,17 miliar saham diperdagangkan dengan 1,11 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp11,38 triliun.
Adapun, mayoritas indeks dalam negeri juga melemah, dengan IDX30 turun 0,49 persen menjadi 396,88, Sri-Kehati merosot 0,81 persen menjadi 348,74, dan LQ45 melemah 0,27 persen menjadi 770,58. Sedangkan, JII mengalami kenaikan 0,56 persen menjadi 497,48. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More
Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More
Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More
Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More
Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 26–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, seiring… Read More