Headline

Dampak Kebijakan Perintah Eksekutif AS Tak Signifikan ke RI

Dia mengungkapkan, kebijakan Trump yang akan segera mengeluarkan dua perintah eksekutif (executive order) untuk mencari penyebab defisit neraca perdagangan AS, akan lebih berdampak besar pada negara-negara yang memang struktur ekspornya lebih banyak terkait dengan nonkomoditas.

“Seperti Vietnam, Taiwan yang bisa jadi akan dicap sebagai negara currency manipulation. Indonesia lebih list expose terhadap dari sisi perdagangan,” ucap Nanang.

Dia menilai, Indonesia merupakan bukan target utama AS terkait dengan wacana Trump yang akan segera mengeluarkan dua perintah eksekutif, meski Indonesia menjadi satu dari 16 negara yang dituding melakukan perbuatan curang dalam kerangka kerja sama perdagangan, yang diperkirakan menyebabkan kerugian AS sebesar US$50 miliar.

“Indonesia bukan target utama dari kebijakan trump ini, karena struktur perdagangannya tidak seperti negara asia lainnya. Indonesia sebetulnya tidak terlalu besar kalau dengan AS perdagangannya. Jadi hemat saya impeknya ini tidak akan besar,” tegasnya. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2 3

AddThis Website Tools
Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

DPR Dorong Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif Impor Baru AS

Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif kebijakan impor baru 10 persen… Read More

16 hours ago

Trump Resmi Umumkan Tarif Impor Baru, Indonesia Kena 32 Persen

Jakarta – Genderang “perang dagang” dimulai. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif… Read More

19 hours ago

Cair Usai Lebaran, Ini Jadwal Pembayaran Dividen BBCA

Jakarta – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 12 Maret 2025, PT Bank… Read More

21 hours ago

Harga Emas Antam Cetak Rekor Lagi, Beli 1 Gram jadi Semahal Ini

Jakarta -  Harga emas Antam atau bersertifikat PT Aneka Tambang hari ini, Kamis, 3 April… Read More

21 hours ago

Jasa Marga Catat 2,1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Arus Mudik Lebaran 2025

Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 2.167.702 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada… Read More

1 day ago

12,34 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT, DJP Targetkan 16,21 Juta

Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat hingga 1 April 2025 sebanyak 12,34 juta wajib… Read More

2 days ago