Dalam 4 Tahun, Pemerintah Suntik Rp105,5 Triliun ke BUMN

Jakarta – Dalam empat tahun terakhir, Pemerintah telah menggelontorkan modal sebesar Rp105,5 triliun melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) ke Kementerian BUMN, dimana terdapat dua perusahan plat merah tercatat menjadi pengguna terbanyak dari anggaran yang sudah dianggarkan Pemerintah yakni Hutama Karya dan PLN.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI. Menurutnya, banyaknya anggaran PMN yang dipakai oleh Hutama Karya ialah untuk pembangunan infrastruktur. “Dari Rp 105,5 triliun tersebut, 50 persen lebih terserap di PLN dan Hutama Karya,” kata Erick di DPR RI Jakarta, Senin 2 Desember 2019.

Tak hanya untuk infrastruktur, PMN yang diglontorkan oleh PLN juga digunakan untuk membangun instalasi ketenagalistrikan (PLN). Lebih rinci lagi Erick menyebut, PLN telah menyerap Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp35,1 triliun, sementara Hutama Karya menyerap Rp16,1 triliun.

Pada tahun depan sendiri, Pemerintah sudah mengajukan alokasi PMN sebesar Rp17,73 triliun untuk 8 BUMN. Usulan tersebut juga telah disetujui oleh Badan Anggaran (Banggar) DPR RI. Tercatat jumlah PMN yang diusulkan itu sedikit lebih rendah dari tahun ini dimana jumlah PMN tahun ini yang disetujui sebesar Rp17,8 triliun untuk 3 BUMN. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

IHSG Kembali Merah, Ditutup Turun 0,26 Persen ke Level 6.971

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More

28 mins ago

Trump Sesumbar Hancurkan Iran dalam Semalam: Mungkin Selasa Malam

Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More

37 mins ago

Wacana Potong Gaji Menteri, Purbaya: Mungkin 25 Persen

Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More

50 mins ago

Ditopang Manufaktur, Laba BELL Naik 9 Persen jadi Rp12,57 Miliar di 2025

Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More

53 mins ago

Bank Aladin Syariah Cetak Rapor Biru di 2025, Laba Melonjak 304 Persen jadi Rp150,71 Miliar

Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More

1 hour ago

Harga Plastik Naik, Anggota DPR Desak Pemerintah Lindungi UMKM

Poin Penting: Anggota DPR mendesak pemerintah segera intervensi pasar menyusul harga plastik naik yang membebani… Read More

1 hour ago