Keuangan

Daftar Lengkap Fitur Asuransi Semua Risiko Industri Great Eastern, Bidik Premi Rp20 M

Jakarta – Great Eastern General Insurance Indonesia menargetkan pendapatan premi sebesar Rp20 miliar dari produk Asuransi Semua Risiko Industri yang resmi diluncurkan pada Selasa, 26 Agustus 2025.

“Target premi, karena kita baru luncurkan hari ini. Kita menargetkan Rp20 miliar untuk tinggal empat bulan tahun 2025,” kata Direktur Pemasaran Great Eastern General Insurance Indonesia, Linggawati Tok dalam konferensi pers, di Jakarta, Selasa, 26 Agustus 2025.

Baca juga: Produk GREAT Legacy Assurance Kantongi Pendapatan Premi Rp14 Miliar

Linggawati optimistis target tersebut dapat tercapai karena produk ini menyasar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang saat ini menyumbang sekitar 60 persen dari portofolio perusahaan.

“Jadi, kalau dikatakan portofolio yang kami saat ini ada 60 persen adalah UMKM untuk risiko kebakaran yang tidak sekomprehensif ini. Jadi, kita melihat bahwa potensi ini akan menarik banyak peminat, yang mereka belum tentu akan mendapat perlindungan selengkap ini,” imbuhnya.

Baca juga: Great Eastern Life Indonesia dan OCBC Luncurkan GREAT Legacy Assurance, Ini Manfaatnya

Menurut Linggawati, tantangan seperti kebakaran, banjir, hingga gempa bumi dapat mengganggu operasional bahkan menimbulkan kerugian besar. Dengan produk Asuransi Semua Risiko Industri, nasabah diharapkan memperoleh perlindungan menyeluruh yang lebih mudah diakses.

Fitur Produk

Adapun produk Asuransi Semua Risiko Industri ini menawarkan:

  • Perlindungan terhadap risiko utama, kebakaran, ledakan, banjir, angin ribut, kerusuhan, hingga gempa bumi
  • Manfaat tambahan, tanggung gugat, uang dalam kas, akomodasi sementara, pembersihan puing, biaya arsitek, dan persiapan klaim
  • Proses digital cepat tanpa survei untuk nilai pertanggungan hingga Rp10 miliar, langsung melalui website OCBC. Untuk nilai pertanggungan di atas Rp10 miliar, akan diproses secara manual dalam 1×24 jam sejak permintaan diterima
  • Akseptasi otomatis untuk rumah, apartemen, toko, restoran, dan kantor.

“UMKM butuh perlindungan yang cepat, komprehensif, dan tanpa proses rumit. Produk ini dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan itu,” tutup Linggawati. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Kredit Macet, Bisnis Gagal atau Niat Jahat? OJK Harus Berada di Depan Bank

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More

10 hours ago

KPK Mencari “Pepesan Kosong” Dana Non Budgeter-Iklan Bank BJB, Terus Berputar-putar “Dikaitkan” Ridwan Kamil-Aura Kasih

Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More

11 hours ago

BSI Gandeng Kadin Dorong UMKM Naik Kelas

Poin Penting BSI menggandeng Kadin untuk mendorong UMKM lokal naik kelas melalui sinergi pembiayaan, pembinaan,… Read More

11 hours ago

Bos Danantara Bantah Isu Perombakan Direksi Himbara

Poin Penting CEO Danantara Rosan Roeslani menegaskan hingga saat ini tidak ada pembahasan terkait rencana… Read More

16 hours ago

Purbaya Yakin IHSG Senin Pekan Depan Dibuka Tanpa Gejolak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa meyakini pembukaan IHSG pekan depan tidak terganggu meski sejumlah… Read More

17 hours ago

OJK–BEI Siap Berunding dengan MSCI Senin (2/2), Transparansi Free Float Jadi Fokus

Poin Penting BEI dan OJK dijadwalkan bertemu MSCI secara daring pada 2 Februari 2026 untuk… Read More

17 hours ago