Nasional

Curah Hujan Tinggi, KCIC Pastikan Stasiun Kereta Cepat Halim Berjalan Normal

Jakarta – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan tak ada area di dalam Stasiun Kereta Cepat Halim yang mengalami kerusakan dan tergenang air sehubungan dengan tingginya intensitas hujan yang terjadi pada Sabtu (4/11).

Sebelumnya, sejumlah gambar yang ramai beredar di media sosial menunjukan kondisi plafon stasiun bagian dalam mengalami kebocoran. PT KCIC pun memastikan Stasiun Kereta Cepat Halim berjalan normal.

GM Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menegaskan, tingginya curah hujan pada Sabtu kemarin tidak tidak menganggu area pelayanan khususnya bagian dalam Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim.

Baca juga: Perjalanan Kereta Cepat Whoosh Ditambah jadi 25 per Hari, Cek Jadwal dan Cara Beli Tiketnya

“Adapun visual lain yang menggambarkan adanya limpahan air di sisi tangga bukan berada di dalam Stasiun namun di area luar lobby kedatangan sisi selatan,” kata Eva, dalam siaran tertulis, Minggu (5/11).

Menurutnya, limpahan air berasal dari saluran air yang tidak mampu menahan debit air karena intensitas hujan yang sangat tinggi. Kondisi tersebut juga tidak menganggu pelayanan karena masih ada area lain yang dapat dilalui penumpang untuk menuju area lobby drop off dan pick up. 

“Seluruh alur penumpang tetap berjalan normal tanpa kendala. Operasional Kereta Cepat Whoosh juga tidak terdampak kejadian tersebut,” jelasnya.

Sebagai langkah cepat, pada saat kejadian, PT KCIC telah berkoordinasi langsung dengan WIKA sebagai kontraktor pembangunan Stasiun Kereta Cepat untuk segera melakukan investigasi dan perbaikan area yang terdampak demi kenyamanan penumpang. 

“Pagi ini, Minggu 5 November 2023, kondisi cuaca cerah dan pelayanan di Stasiun Kereta Cepat Halim juga berlangsung normal,” bebernya.

Pihak Wika Konstruksi juga sudah mulai melakukan perbaikan pada saluran air sisi luar stasiun yang terdampak hujan lebat kemarin dan diharapkan bisa selesai dalam waktu dekat. 

Meski begitu, KCIC menyampaikan permohinan maaf apabila ada ketidaknyamanan yang terjadi karena hujan lebat di sekitar area Stasiun Halim. 

Baca juga: Simak! Cara Beli Tiket Promo Kereta Cepat Whoosh Online Lewat HP

Sebab, pembangunan atap stasiun Kereta Cepat Halim dilakukan pada saat musim kemarau, sehingga pengujian saluran air belum dapat dilakukan saat debit air yang tinggi karena intensitas hujan tinggi. 

KCIC bersama kontraktor juga akan menyisir dan mengidentifikasi titik-titik lainnya di seluruh stasiun untuk mengantisipasi kejadian serupa. 

“KCIC bersama WIKA telah melakukan komunikasi dan kordinasi serta bergerak cepat agar pelayanan dan fasilitas yang diberikan pada penumpang optimal,” pungkasnya. (*)

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

IHSG Dibuka Loyo usai Libur Lebaran, Masih Bertahan di Kisaran 7.000

Poin Penting Pada pembukaan 25 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, IHSG turun 0,63 persen ke… Read More

4 mins ago

IHSG Berpotensi Rebound usai Libur Panjang Lebaran 2026

Poin Penting IHSG secara historis cenderung menguat (technical rebound) setelah libur panjang, didorong kembalinya aliran… Read More

15 mins ago

Cek Harga Emas Pegadaian Rabu 25 Maret 2026: Galeri24 dan UBS Turun, Antam Tetap

Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian turun pada Rabu (25/3), masing-masing menjadi… Read More

38 mins ago

ASLC Kantongi Pendapatan Rp1 Triliun di 2025, Tumbuh 14,5 Persen

Jakarta - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengantongi pendapatan Rp1 triliun di sepanjang 2025… Read More

18 hours ago

Pendapatan Paradise Indonesia Tumbuh 32,9 Persen di 2025, Ini Penopangnya

Jakarta - PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia mencatatkan kinerja positif dengan… Read More

22 hours ago

Emiten Prajogo Pangestu (BREN) Bukukan Pendapatan USD605 Juta Sepanjang 2025

Poin Penting BREN mencatat pendapatan USD605 juta pada 2025, naik 1,4 persen yoy, ditopang kinerja… Read More

23 hours ago