Analisis

Curah Hujan Ekstrim, Komoditas Holtikultura Jadi Penyumbang Inflasi

Jakarta – Sepanjang tahun 2017 hingga kuartal II-2022 komoditas holtikultura sebagai penyumbang PDB Indonesia mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 3,6% per tahun. Beberapa komoditas holtikultura tersebut seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih.

Meski begitu, Peneliti INDEF, Rizal Taufikurahman, mengatakan bahwa saat ini komoditas-komoditas tersebut menjadi salah satu penyumbang inflasi akibat dari curah hujan yang ekstrim, sehingga berpengaruh pada produksi pertanian.

“Iklim yang ekstrim ini sangat memengaruhi terhadap produksi, BPS menyebutkan bahwa komoditas cabai dan bawang merah beserta ikan menyebabkan inflasi, jadi inflasi ini tentu dorongannya bukan hanya dari dorongan konsumsi tapi produksi juga karena dipengaruhi oleh curah hujan,” ucap Rizal dalam Diskusi Publik oleh INDEF di Jakarta, 16 Desember 2022.

Kemudian, ia menjelaskan bahwa nilai ekspor dan impor tanaman holtikultura masih mengalami defisit dalam beberapa tahun terakhir. Sehingga, hal tersebut menjadi tantangan di level produksi dan diharapkan impor tersebut dapat ditekan.

Oleh karena itu, perlu adanya rekomendasi dan implikasi kebijakan untuk mengatasi hal tersebut, seperti dalam menghadapi krisis pangan global, produksi sektor pertanian khususnya pangan termasuk holtikultura ini menjadi sangat penting dan harus diperkuat tahun depan.

“Kemudian, melakukan penguatan dan peningkatan industri pengolahan berbasis komoditas pertanian, khususnya produk pangan untuk menopang dan mendukung pemenuhan kebutuhan pangan domestik selain untuk ekspor,” imbuhnya.

Lalu, perlu adanya peningkatan rekayasa genetik dan inovasi untuk benih atau bibit komoditas pertanian yang tahan dan adaptif terhadap perubahan cuaca untuk meningkatkan produksi, serta pemerintah sebaiknya merevitalisasi kebijakan bantuan benih bermutu agar kualitas dan kuantitasnya ditingkatkan. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

6 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

9 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

9 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

10 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

10 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

11 hours ago