Jakarta–Panitia Seleksi (Pansel) pemilihan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) mengklaim sudah ada 834 orang yang telah mendaftar dalam seleksi calon anggota DK OJK untuk periode 2017-2022.
Pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Pansel DK OJK dan merangkap Anggota Pansel mewakili pemerintah, di Jakarta, Jumat, 3 Februari 2017. “Sudah ada 834 pendaftar,” tukasnya.
Baca juga: Politisi Diharap Tidak Pimpin OJK
Namun demikian, kata dia, dari 834 pendaftar calon DK OJK yang sudah masuk ke data Pansel OJK, baru sebanyak 174 pendaftar yang memiliki kelengkapan data sesuai dengan persyaratan yang harus dilengkapi oleh pendaftar. “Tapi yang komplit laporannya itu baru mencapai 174 orang. Itu saja statistiknya,” jelasnya singkat.
Dari ratusan nama yang sudah masuk tersebut, diberitakan ada nama kader partai politik besar yang sudah masuk ke Pansel OJK. Namun demikian, saat dikonfirmasi kepada Sri Mulyani, dirinya enggan menjawabnya secara tegas. “Saya enggak mau komentar dulu sebelum kita rapat,” tegasnya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More