Bank Commonwealth Bidik Pertumbuhan Kredit 18% Pada 2019
Jakarta– Bank Commonwealth Indonesia terus meningkatkan pelayanan digitalnya untuk melayani nasabah setianya dengan baik. Salah satu upaya yang dilakukan ialah dengan mengembangkan produk teranyarnya Thyme Digital.
Head of Wealth Management and Retail Digital Business Bank Commonwealth, Ivan Jaya mengungkapkan, guna meningkatkan pelayanan nasabah, pihaknya telah menganggarkan dana investasi awal untuk produk Thyme Digital ini sebesar USD 5 juta.
“Thyme digital mesin ini nilai investasi awalnya sekitar USD 5 juta dan dengan bertumbuhnya fitur tentu nanti akan meningkat lagi angkanya,” ungkap Ivan Jaya di World Trade Center Jakarta, Rabu 10 Januari 2017.
Dirinya menambahkan, dengan perkembangan teknologi, anak muda masa kini sudah bisa memulai investasi dengan mudah. Apalagi saat ini Indonesia memiliki bonus demografi dimana jumlah masyarakat berusia muda (generasi milenial) dengan rentang usia antara 21 tahun 40 tahun.
Tyme Digital sendiri merupakan pionir perbankan digital yang memungkinkan calon Nasabah untuk membuka rekening bank dalam waktu 10 menit. Tyme
Digital juga memiliki keunggulan dibanding produk bank Iain yaitu proses layanan perbankan self-service yang aman, cepat, dan mudah.
”Kami optimistis dengan transformasi dan inovasi digital, produk dan layanan kami dapat menjadi pilihan dalam memenuhi kebutuhan finansial yang sesuai dengan generasi milenial. Komitmen kami adalah untuk selalu mendampingi nasabah dalam merencanakan kebutuhan finansial mereka serta untuk meraih imbal hasil yang optimal,” tutup Ivan. (*)
Poin Penting Muhammadiyah menilai ketidakpastian hukum di sektor perbankan berdampak luas terhadap penyaluran kredit dan… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka menguat tipis 0,04 persen ke level Rp16.870 per dolar AS pada… Read More
Poin Penting IHSG dibuka naik 0,78 persen ke level 9.018,26 dan sempat menyentuh 9.021,14, dengan… Read More
Poin Penting Harga emas kompak naik pada perdagangan Rabu, 14 Januari 2026, baik untuk produk… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi menguat terbatas dengan pergerakan variatif pada perdagangan 14 Januari 2026, di… Read More
Oleh The Finance Team MASIHKAH Indonesia berlandaskan hukum? Pertanyaan itu kembali muncul dalam setiap diskusi… Read More