Categories: News UpdatePerbankan

Commonwealth Jajaki Bisnis Pembiayaan bagi UMKM

Jakarta – Guna terus mendukung sektor Usaha Kredit Menengah (UKM), PT Bank Commonwealth (Commwealth Bank) mengaku dalam jangka waktu panjang berkemungkinan mengeluarkan program pembiayaan melalui fitur MicroMentor.

Hal tersebut disampaikan oleh Chief of Marketing, Corporate Affairs and Legal Bank Commonwealth Leila Djafaar saat menghadiri diskusi mengenai potensi UKM di Jakarta. Menurutnya, selain memberikan literasi keuangan, platform MicroMentor diharapkan dapat meningkatkan kelas pelaku UKM tersebut.

“Jangka panjang fokusnya kita tentu di segmen segmen small medium enterprise (SME) dan ritel. Jadi kita ingin memberikan solusi financial melalui platform ini sebenarnya menjadi semacam usaha kita untuk literasi financial, tapi tidak menutup kemungkinan kedepan kita akan memberikan pembiayaan UKM,” kata Leila di Jakarta, Selasa 5 November 2019.

Platform MicroMentor sendiri merupakan jaringan sosiaI/platform digital yang dibentuk untuk menghubungkan para pengusaha, dan relawan pengusaha berpengalaman dan profesional berpengalaman dari berbagai industri untuk melakukan mentoring dengan para pengusaha kecil dan menengah khususnya perempuan pengusaha di Indonesia.

Menurutnya, melalui produk baru pembiayaan tersebut para pelaku UKM yang sudah tergabung diharapkan dapat lebih mengatur keuangannya lebih dini dan tidak perlu repot untuk mencari pembiayaan. Walau begitu Leila belum dapat merinci besaran bunga dan program mendalam mengenai produk tersebut.

“Soal pembiayaan tentu nanti ada macam -macem dan pelaku UKM dapat mengatur cash flow. Dan tentu di kami bagaimana nantinya rencana kedepan akan mengeluarkan produk tersebut dalam membantu UMKM,” tambah Leila.

Leila menyebutkan, di Indonesia sendiri program MicroMentor baru berjalan beberapa bulan, namun platform ini telah menjangkau lebih dari 2.270 wirausaha dan lebih dari 570 mentor yang bergabung. interaksi yang dihasilkan pun telah mencapai 546 connections/interaction. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

7 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

8 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

9 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

10 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

10 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

10 hours ago