News Update

Perkuat Co-Branding Card, Bank of China Gandeng Indosat

Jakarta – Indosat Ooredoo menandatangani nota kesepahaman dengan Bank of China Limited Jakarta Branch untuk layanan co-branding card dan remitansi/pengiriman uang.

Dengan kerjasama ini pelanggan Dompetku yang memiliki co-branding card akan mendapatkan benefit dari Dompetku dan Bank of China Limited Jakarta Branch, yang mana benefit ini di klaim tidak diberikan kepada pelanggan lain.

“Kami bangga bahwa Dompetku menjadi e-money pertama yang menyediakan layanan co-branding card dengan Bank. Begitupun dengan layanan remitansi yang akan semakin mempermudah Nasabah dalam mengirimkan uang serta mendukung pertumbuhan bisnis Indosat dan Bank of China Limited Jakarta Branch,” kata Chief New Business and Innovation Officer, PT Indosat Tbk, Prashant Gokarn, Jumat, 10 November 2016. (Selanjutnya : Co-branding Card, tawarkan efisiensi dan kemudahan)

Page: 1 2

Apriyani

Recent Posts

HSBC Resmikan Wealth Center di Surabaya, Begini Targetnya

Poin Penting HSBC membuka Wealth Center pertama di Surabaya, menjadi yang kelima di Indonesia dan… Read More

2 hours ago

Bank Muamalat Genjot Kembali Pembiayaan Emas Syariah

Gebrakan Bank Muamalat Genjot Pembiayaan Emas SyariahKepercayaan dan minat masyarakat yang tinggi terhadap emas sebagai… Read More

3 hours ago

BEI Pastikan Kenaikan Free Float ke 15 Persen Tak Ganggu Minat IPO

Poin Penting BEI berencana menaikkan aturan free float menjadi 15 persen secara bertahap untuk menyesuaikan… Read More

3 hours ago

KrediOne Perkuat Transformasi Digital, Fokus Layanan dan Perlindungan Konsumen

Poin Penting KrediOne memperkuat transformasi digital melalui sistem berbasis teknologi dan data untuk meningkatkan kualitas… Read More

4 hours ago

AXA Mandiri Luncurkan Produk Wealth Signature Berbasis Dolar AS, Ini Keuntungannya

Poin Penting AXA Mandiri meluncurkan Wealth Signature USD, asuransi dwiguna berbasis dolar AS yang menggabungkan… Read More

4 hours ago

Sawit Ilegal Ditertibkan, BKPM Dorong Solusi Jaga Pasokan Industri Hilir

Poin Penting BKPM khawatir penyitaan 4-5 juta ha lahan sawit ilegal pada 2026 berpotensi mengganggu… Read More

5 hours ago