Poin Penting
- Sekitar 90 persen transaksi di CIMB Niaga kini telah dilakukan secara digital melalui super app OCTO, dengan sekitar 60 persen transaksi reksa dana dan obligasi dibuka lewat platform tersebut
- Reksa dana dan obligasi menjadi instrumen investasi paling diminati nasabah, mendominasi sekitar 50 persen portofolio investasi di OCTO
- CIMB Niaga akan memperluas fitur OCTO dengan menyasar keluarga, mahasiswa, dan first jobber, serta menghadirkan produk asuransi jiwa.
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus memperkuat peran strategis super app OCTO sebagai layanan perbankan digital yang komprehensif bagi nasabah.
Head of Digital Banking and Contact Center CIMB Niaga, Lusiana Saleh, mengungkapkan bahwa sekitar 90 persen transaksi di CIMB Niaga kini telah dilakukan secara digital melalui OCTO.
“Kalau kita bicara soal reksadana, atau mungkin bonds, secondary, itu sudah sampai sekitar 60 persen dibukanya dengan OCTO. Jadi, memang transaksinya sudah cukup tinggi,” ujar perempuan yang akrab disapa Lusi saat ditemui dalam acara Media Gathering OCTO Family di Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.
Lusi menjelaskan, pemanfaatan OCTO tidak hanya ditujukan bagi nasabah dengan tingkat pendapatan tinggi. Hal itu tercermin dari tersedianya berbagai pilihan investasi dengan nominal yang terjangkau, seperti reksa dana mulai Rp10.000 dan investasi emas mulai Rp80.000.
Baca juga: BI Rate Naik Lagi, CIMB Niaga Beberkan Dampaknya ke Kredit dan Ekonomi
Bidik Segmen Keluarga hingga First Jobber
Ke depan, CIMB Niaga akan memperluas fokus pengembangan OCTO dengan menyasar segmen keluarga, mahasiswa, hingga pekerja yang baru memasuki dunia kerja (first jobber).
Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan edukasi dan literasi keuangan masyarakat, khususnya di bidang investasi.
Lebih lanjut, Lusi mengungkapkan bahwa reksa dana menjadi salah satu instrumen investasi yang paling diminati nasabah, selain surat berharga (bonds).
“Bonds itu ada beberapa, termasuk kita juga mendukung pemerintah Indonesia, ORI dan teman-temannya itu pasti kita juga jual. Jadi, itu memang salah satu produk yang menurut kami juga bagus dan mulainya tidak tinggi. Mulainya di Rp1 juta saja,” jelas Lusi.
Menurutnya, reksa dana dan bonds saat ini mendominasi sekitar 50 persen dari total portofolio investasi di OCTO.
Selain kedua instrumen tersebut, CIMB Niaga juga menghadirkan fitur tabungan emas yang diluncurkan pada akhir tahun lalu dan mulai menjadi salah satu pilihan investasi favorit nasabah.
Baca juga: CIMB Niaga Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital 30 Persen lewat OCTO Land di Blok M
Ke depan, CIMB Niaga juga berencana menggandeng salah satu perusahaan asuransi untuk menghadirkan produk asuransi jiwa di dalam super app OCTO.
“Jadi, kalau untuk keluarga, mungkin lebih banyak kita akan jual asuransi jiwa. Gimana cara memproteksi anak-anak kita bila sampai ada apa-apa dengan kita. Tentu tidak luput dengan kesehatan, karena kita juga tahu berobat itu mahal banget,” bebernya.
Sebagai informasi, hingga Maret 2026 jumlah pengguna OCTO telah mencapai sekitar 4 juta nasabah, dari total sekitar 6 juta nasabah ritel CIMB Niaga. (*) Steven Widjaja


