News Update

CIMB Niaga Bagikan Dividen Rp3,9 Triliun, Angkat Rico Frans Jadi Direktur Baru

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga), pada Senin, 14 April 2025, memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp3,9 triliun kepada pemegang saham.

Dividen tersebut berasal dari laba bersih CIMB Niaga (bank only) tahun buku 2024, yang mencapai Rp6,5 triliun.

Dividen tunai tersebut akan dibayarkan selambatnya 30 hari kalender setelah keputusan RUPST. Sisa laba bersih setelah pembagian dividen akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung kegiatan usaha bank.

Dalam agenda lainnya, RUPST menyetujui pengangkatan kembali satu anggota Dewan Komisaris, yaitu Vera Handajani, dengan masa jabatan efektif terhitung sejak ditutupnya RUPST ketiga setelah tanggal efektif pengangkatan.

Pengangkatan ini dilakukan tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu sesuai dengan ketentuan Pasal 119 UUPT.

Baca juga : RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp2,43 Triliun

RUPST juga menyetujui pengangkatan kembali tujuh anggota Direksi CIMB Niaga, yaitu Lani Darmawan sebagai presiden direktur, kemudian Lee Kai Kwong, John Simon, Henky Sulistyo, Joni Raini, Rusly Johannes, dan Noviady Wahyudi, masing-masing sebagai direktur.

Masa jabatan mereka efektif sejak ditutupnya RUPST hingga penutupan RUPST ketiga setelah tanggal pengangkatan, sesuai dengan Pasal 105 UUPT.

Lebih lanjut, RUPST turut menyetujui perubahan susunan pengurus dengan mengangkat Rico Usthavia Frans sebagai direktur, menggantikan Tjioe Mei Tjuen yang telah mengundurkan diri.

Susunan Terbaru Dewan Komisaris dan Direksi CIMB Niaga

Dewan Komisaris

  • Presiden Komisaris: Didi Syafruddin Yahya
  • Wakil Presiden Komisaris (Independen): Glenn Muhammad Surya Yusuf
  • Komisaris Independen: Sri Widowati
  • Komisaris Independen: Farina J. Situmorang
  • Komisaris Independen: Dody Budi Waluyo
  • Komisaris: Vera Handajani
  • Komisaris: Novan Amirudin

Direksi

  • Presiden Direktur: Lani Darmawan
  • Direktur: Lee Kai Kwong
  • Direktur: John Simon
  • Direktur merangkap Direktur Kepatuhan: Fransiska Oei
  • Direktur: Pandji P. Djajanegara
  • Direktur: Henky Sulistyo
  • Direktur: Joni Raini
  • Direktur: Rusly Johannes
  • Direktur: Noviady Wahyudi
  • Direktur: Rico Usthavia Frans*

*) Efektif sejak ditutupnya RUPST dan setelah mendapat persetujuan dari OJK dan/atau terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan oleh OJK.

Agenda Strategis Lain: Buyback Saham dan Recovery Plan

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui program pembelian kembali saham (share buyback) dengan jumlah maksimum 202.000 saham dan total biaya maksimal Rp450 juta. Saham tersebut akan digunakan dalam program remunerasi berbasis saham bagi Manajemen Bank yang termasuk dalam kategori Material Risk Taker (MRT).

Baca juga : RUPST Maybank Angkat Kembali Dato’ Khairussaleh Ramli Jadi Presiden Komisaris

Keputusan tersebut diambil untuk memenuhi ketentuan POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.

Selain itu, RUPST menyetujui Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) sesuai arahan dan ketentuan terbaru dari OJK.

Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga, Fransiska Oei, menyampaikan apresiasi kepada nasabah, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan.

Menurutnya, kinerja positif pada 2024 mencerminkan keberhasilan strategi Forward23+ dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan serta menghadirkan solusi keuangan yang relevan. 

“Pencapaian ini juga menegaskan kembali dedikasi kami terhadap praktik perbankan yang bertanggung jawab, serta misi untuk menciptakan nilai positif yang berkelanjutan bagi seluruh stakeholders,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Demutualisasi Bursa Efek Indonesia, Kudeta “Tak Berdarah” Tiga Komisioner OJK Mundur Terhormat

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More

20 mins ago

Bos Danantara Sebut Demutualisasi BEI Buka Pintu Investor Global

Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More

6 hours ago

CIO Danantara Buka Suara soal Demutualisasi BEI dan Potensi Konflik

Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More

6 hours ago

Awarding BTN Housingpreneur Jadi Penutup BTN Expo 2026, Fokus Inovasi Perumahan

Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More

7 hours ago

Digadang Jadi Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik Respons Begini

Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More

7 hours ago

Respons Cepat OJK Redam Kekhawatiran Pasar Pascapergantian Pimpinan

Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More

9 hours ago