Properti

Cetak Rekor! Realisasi Penyaluran FLPP Kuartal I 2025 Tembus 53.874 Unit

Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat realisasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di kuartal I 2025 mencapai 53.874 unit. Jumlah realisasi FLPP tersebut naik 1.173,92 persen dari pencapaian kuartal I 2024 sebesar 4.229 unit rumah.

“Capaian FLPP ini merupakan yang paling besar sepanjang sejarah negara Indonesia khususnya pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pada tahun ini pemerintah juga telah meningkatkan jumlah KPR FLPP untuk rumah subsidi dari sebelumnya 220.000 unit menjadi 350.000 unit,” ujar Maruarar Sirait, Menteri Perumahan & Kawasan Permukiman (PKP) dikutip 27 Juni 2025.

Maruarar mengapresiasi kinerja BP Tapera yang terus melakukan inovasi dan terobosan guna membantu masyarakat memiliki rumah layak dan terjangkau. Apalagi saat ini pemerintah juga mendorong pembebasan biaya BPHTB dan PBG yang membantu masyarakat berpenghasilan rendah.

Sementara, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho mengungkapkan pencapaian yang diraih BP Tapera saat ini, merupakan upaya dalam mendukung pemenuhan hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Tercatat realisasi KPR Subsidi FLPP dari 1 Januari – 25 Juni 2025 mencapai 115.930 unit rumah senilai Rp14,36 triliun.

Baca juga: Bersama Kementerian PKP dan BP Tapera, Bank Mandiri Beri Fasilitas Pembiayaan Rumah Subsidi

Kemudian, realisasi KPR FLPP dari 20 Oktober 2024 – 25 Juni 2025 mencapai 150.350 unit rumah senilai Rp18,64 triliun dengan penerima dari swasta sebanyak 115.541 unit rumah. Selainjutnya, wiraswasta sebanyak 19.011 unit rumah, PNS sebanyak 8.803 unit rumah, polri/TNI sebanyak 2.998 unit rumah dan lainnya sebanyak 3.997 unit rumah.

“Saat ini Kementerian PKP dan BP Tapera gencar melakukan kolaborasi antar Kementerian/Lembaga guna pencapaian realisasi hingga 350.000 unit nantinya. Akselerasi melalui segmentasi terus digencarkan,” ungkap Heru.

Lebih lanjut, saat ini yang sudah dilakukan kerja sama oleh BP Tapera adalah TNI/AD sebanyak 5.760 unit rumah, Guru sebanyak 20.000 unit rumah, Nakes sebanyak 30.000 unit rumah, dan wartawan sebanyak 3.000 unit rumah.

Baca juga: Tak Hanya Soal SLIK, Faktor Ini Menjadi Pertimbangkan Bank Setujui KPR

Lalu, pekerja migran sebanyak 20.000 unit rumah, BKKBN sebanyak 2.000 unit rumah, KemenPANRB sebanyak 1.000 unit rumah, LAN sebanyak 1.000 unit rumah, ANRI sebanyak 1.000 unit rumah, Pemprov Jabar 10.000 unit rumah, Blue Bird sebanyak 8.000 unit rumah, serta Pemprov Jateng sebanyak 20.000 unit rumah.

Dengan realisasi tersebut, BP Tapera meraih penghargaan dalam ajang Property and Bank Awards 2025 sebagai Lembaga Pemerintah Pendukung Pembiayaan Program 3 Juta Rumah. Penghargaan ini diterima langsung oleh Heru Pudyo Nugroho dan diserahkan Maruarar Sirait. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

6 hours ago

Rekomendasi 5 Aplikasi Nabung Emas yang Aman dan Praktis

Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More

6 hours ago

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Pemerintah

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More

11 hours ago

Investasi Reksa Dana BNI AM Kini Bisa Dibeli di Kantor Cabang KB Bank

Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More

11 hours ago

Kadin Gandeng US-ABC Perluas Ekspor Alas Kaki ke AS

Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More

15 hours ago

Alasan Mahkamah Agung AS “Jegal” Kebijakan Tarif Trump

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More

17 hours ago