Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Institute
PROGRESIF. Itulah satu kata untuk menggambarkan isi dari Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan yang diluncurkan Heru Kristiyana, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), beberapa waktu lalu. Tidak hanya mengatur sektor perbankan semata, tapi juga memperbolehkan kolaborasi platform sharing antara sektor lembaga keuangan dan nonlembaga keuangan. Ini adalah sebuah terobosan besar. Semua itu agar terbentuk ekosistem digital yang menyeluruh, dan ini akan mampu mendongkrak efisiensi perekonomian masa depan. Sebab, sadar betul, syarat untuk memenangkan masa depan adalah membentuk ekosistem ekonomi digital yang kuat.
OJK meluncurkan Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan ini sepertinya sudah melihat jauh ke depan. Ada lompatan besar. Bahkan, OJK sangat yakin, ke depan, bank akan banyak berubah. Digitalisasi akan menjadi keniscayaan dan menjadi game changer menuju ekosistem baru yang lebih kolaboratif dan lebih efisien. Bisa jadi ini akan menjadi legacy “terbaik” OJK periode 2017-2022, khususnya bidang perbankan, selain bisa menjaga kondisi perbankan tetap sound dan resilience di tengah pandemi COVID-19.
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More
Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More
Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More