Tips & Trick

Cegah Dehidrasi Saat Puasa, Jangan Lupa Minuman Elektrolit dan Asuransi

Jakarta – Tubuh manusia saat berpuasa memerlukan asupan elektrolit yang cukup karena terdiri dari 70% air. Elektrolit penting karena mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Selain air mineral, anda juga dapat menambah asupan elektrolit dari minuman lain. Apa saja? Berikut daftarnya.

1. Air Kelapa

Air kelapa terkenal sebagai sumber elektrolit yang baik sejak dulu. Kandungan sodium, kalium, magnesium, kalsium, dan fosfor dalam air kelapa sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk mencegah dehidrasi. Agar lebih nikmat, anda dapat menambah susu segar atau sirup. Jangan lupa untuk menambahkan air kelapa kedalam menu sahur atau berbuka anda.

2. Yoghurt

Kemudian, yogurt memiliki juga memiliki kandungan elektrolit untuk tubuh. Mengonsumsi yogurt yang rendah lemak saat berpuasa dapat menjaga keseimbangan cairan tubuh. Kandungan sodium, kalium, magnesium, kalsium, dan fosfor dalam yoghurt akan menjaga tubuh tetap bugar. Anda dapat memasukkan yoghurt sebagai salah satu menu makanan penutup saat sahur atau berbuka.

3. Susu Murni

Susu murni juga mengandung elektrolit yang baik untuk tubuh. Satu gelas susu mengandung kalium, magnesium, sodium, kalsium, dan fosfor yang  dapat menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Susu murni dapat menjadi salah satu pilihan menu wajib saat sahur maupun berbuka anda.

4. Susu Kedelai

Susu kedelai juga dapat masuk dalam menu puasa anda. Kandungan sodium, kalium, kalsium, magnesium, dan fosfor akan menambah elektrolit tubuh dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Usahakan untuk mengkonsumsi susu kedelai murni tanpa gula saat berpuasa. Sehingga, khasiat minuman ini akan semakin terasa.

5. Jangan lupa asuransi

Kemudian, agar puasa anda semakin nyaman, anda perlu berjaga-jaga dari penyakit. Apalagi di tengah pandemi seperti sekarang, pastikan anda memiliki asuransi kesehatan. Dengan begitu, anda tak khawatir ketika sesuatu hal terjadi. Jika anda belum memilikinya, anda dapat memilih asuransi terpercaya seperti Asuransi Tugu.

Tugu Insurance Health Insurance (THIS) dari Asuransi Tugu dapat menjadi produk terpercaya untuk anda. THIS adalah program asuransi kesehatan yang ditujukan kepada karyawan dan individu. Setelah membayar premi 1 tahun, anda akan mendapatkan manfaat maksimal program THIS sebagai berikut:

  1. Kebebasan menggunakan penyedia jasa pelayanan
  2. Tidak ada batasan teritorial dan waktu
  3. Pelayanan kesehatan independen
  4. Kemudahan penambahan provider Rumah Sakit
  5. Sistem pembayaran klaim berupa Penggantian Pembayaran dan Non Tunai

Dengan banyaknya manfaat asuransi ini, anda tak perlu khawatir lagi akan apa yang akan terjadi. Sehingga, anda dapat semakin produktif dengan asuransi kesehatan. Segera miliki Tugu Insurance Health Insurance (THIS) dari Asuransi Tugu untuk perlindungan maksimal anda. (*) Evan Yulian Philaret

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam Senilai USD 11,04 Juta

Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More

2 hours ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam

PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More

3 hours ago

CIMB Niaga Bidik Transaksi Rp45 Miliar di Cathay Travel Fair 2026

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More

3 hours ago

Moody’s Turunkan Outlook RI, Purbaya: Hanya Jangka Pendek

Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More

3 hours ago

Gaya Hidup Menggeser Risiko Penyakit ke Usia Muda? Simak Persiapan Menghadapi Risikonya

Poin Penting WHO mencatat 74 persen kematian global disebabkan penyakit tidak menular, dengan 17 juta… Read More

3 hours ago