Jakarta–Kementerian Keuangan meminta perusahaan BUMN dan swasta untuk dapat meningkatkan perannya dalam mendorong investasi di sektor properti dan infrastruktur. Sejauh ini pemerintah sendiri sudah berupaya menyederhanakan perizinan untuk mempermudah investor masuk ke Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo dalam seminar yang diselenggarakan Infobank dan Perbanas yang bertema “Sinergi Antara Regulator, Perbankan & Pengembang Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Kredit & Perlindungan Konsumen di Sektor Property”, di Jakarta, Selasa, 16 Mei 2017.
Terlebih, skema pembiayaan investasi nonanggaran pemerintah (PINA) yang diluncurkan pemerintah pada bulan lalu, untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan perumahan, membutuhkan peran BUMN lebih besar lagi. Dukungan BUMN dan swasta akan menjadi indikator penilaian bagi investor.
“Pemerintah sudah berupaya menyederhanakan perizininan supaya mempermudah masuk investasi. Makanya, peran serta bank-bank BUMN dan bank-bank swasta perlu ditingkatkan,” ujar Mardiasmo. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More