Jakarta–Kementerian Keuangan meminta perusahaan BUMN dan swasta untuk dapat meningkatkan perannya dalam mendorong investasi di sektor properti dan infrastruktur. Sejauh ini pemerintah sendiri sudah berupaya menyederhanakan perizinan untuk mempermudah investor masuk ke Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo dalam seminar yang diselenggarakan Infobank dan Perbanas yang bertema “Sinergi Antara Regulator, Perbankan & Pengembang Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Kredit & Perlindungan Konsumen di Sektor Property”, di Jakarta, Selasa, 16 Mei 2017.
Terlebih, skema pembiayaan investasi nonanggaran pemerintah (PINA) yang diluncurkan pemerintah pada bulan lalu, untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan perumahan, membutuhkan peran BUMN lebih besar lagi. Dukungan BUMN dan swasta akan menjadi indikator penilaian bagi investor.
“Pemerintah sudah berupaya menyederhanakan perizininan supaya mempermudah masuk investasi. Makanya, peran serta bank-bank BUMN dan bank-bank swasta perlu ditingkatkan,” ujar Mardiasmo. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More