Di sisi lain, kata dia, perbankan nasional baik BUMN maupun swasta diminta untuk dapat meningkatkan porsi kredit modal kerjanya (KMK) dan Kredit investasi (KI). Dengan begitu, peran perbankan terhadap pengembangan di sektor properti dan infrastruktur akan terlihat. Sehingga sektor-sektor ini akan terdongkrak.
“Karena bapak Presiden (Jokowi) selalu mengatakan peran BUMN dan swasta untuk mendorong itu sangat penting. Dalam rangka untuk memperbaiki seluruh pembangunan infrastruktur yang ada. Pemerintah berupaya terus menyediakan hunian yang layak, papan yang layak bagi kalangan MBR,” ucap Mardiasmo.
Dia mengaku, bahwa sejauh ini pemerintah terus berupaya untuk menurunkan angka kekurangan rumah layak huni. Salah satunya melalui Program Sejuta Rumah yang terus digalakkan oleh pemerintah Jokowi-JK. Lewat program ini, lanjutnya, diharapkan masyarakat kalangan MBR dapat memiliki rumah layak huni.
“Melalui Program Sejuta Rumah untuk mendukung kemampuan masyarakat rendah agar dapat memiliki hunian yang layak. Kita mengakselerasi kombinasi antara regulator perbankan dan pengembang. Kita kasih subsidi dan likuiditas untuk itu,” tutupnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting OJK dorong universal banking sebagai strategi memperdalam pasar keuangan dan memperluas peran bank… Read More
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan sanksi administratif kepada seorang pegiat media sosial pasar… Read More
Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More
Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More