Jakarta–PT Bank Bukopin Tbk mencatat laba bersih sebesar Rp291 miliar di kuartal satu 2017. Perolehan laba mengalami peningkatan hingga 5,62 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu di periode yang sama.
Direktur Keuangan dan Perencanaan Bank Bukopin, Eko Rachmansyah Gindo mengatakan, meningkatnya laba bersih tersebut didukung oleh penyaluran kredit perseroan yang tercatat sebesar Rp72,3 triliun, atau tumbuh 7,64 persen dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya.
Pertumbuhan kredit ini disumbang oleh peningkatan kinerja pada sektor ritel yang terdiri dari Mikro, UKM, dan Konsumer. Hingga Maret 2017 dari total kredit ritel yang disalurkan Perseroan berasal dari segmen Mikro sebesar 14,68 persen, segmen UKM sebesar 41,72 persen dan segmen konsumer sebesar 10,56 persen.
“Pada periode yang sama, penyaluran kredit komersial Bank Bukopin adalah sebesar 33,03 persen. Dari sisi kualitas kredit, posisi NPL Net berada di kisaran 3,05 persen,” ujar dia dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat, 5 Mei 2017.
Pertumbuhan bisnis Perseroan didukung oleh meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk menempatkan dananya di Bank Bukopin. Hingga kuartal satu, Perseroan berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp93,8 triliun, tumbuh 15,37 persen (yoy). (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More
Poin Penting BTN dukung penuh program gentengisasi Prabowo melalui penyaluran subsidi renovasi rumah untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya menilai OTT pegawai pajak dan bea cukai sebagai terapi kejut agar… Read More
Poin Penting Baru beroperasi sejak Desember 2025, BSN langsung memposisikan diri sebagai “Banknya Para Developer”… Read More
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More