News Update

Bukopin Bakal Luncurkan Layanan Chatbot Untuk Nasabah

Jakarta – Menyambut ulang tahun ke-50, Bank Bukopin merencanakan peluncuran inovasi digital terbaru, yaitu chatbot untuk nasabah. Rivan Purwantono, Direktur Utama Bank Bukopin mengungkapkan, chatbot ini merupakan inovasi digital terbaru Bank Bukopin dan rencananya akan diluncurkan pada 10 Juli mendatang.

“Chatbot ini akan mempermudah nasabah dalam bertransaksi, sekaligus menerapkan protokol kesehatan. Nantinya, nasabah akan mendapat nomor antrean sehingga tak perlu mengantre lagi di kantor cabang,” ujar Rivan dalam diskusi Infobanktalknews bertema ‘Kekuatan Modal Bank dan Likuiditas di Era New Normal’ di Jakarta, Kamis 9 Juli 2020.

Lebih jauh, Rivan menjelaskan bahwa chatbot ini juga sekaligus menjadi inovasi digital pertama setelah masuknya Kookmin Bank sebagai pemegang saham. Kolaborasi antara Kookmin dan Bukopin diharapkan dapat semakin memajukan dan memperbesar bisnis Bukopin di tanah air.

Sebagai informasi, saat ini, Kookmin Bank telah memiliki 22% saham dan siap untuk menjadi Pemegang Saham Pengendali Mayoritas dengan mengambil alih kepemilikan sekurang-kurangnya 51% saham Bank Bukopin. Regulator menyatakan Kookmin Bank telah melakukan penempatan dana di escrow account sebesar US$200 juta per tanggal 11 Juni 2020 sesuai komitmen Kookmin Bank. (*) Evan Yulian Philaret

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

1 hour ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

1 hour ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

2 hours ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

2 hours ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

3 hours ago