IHSG; Masih fluktuatif. (Foto: Erman)
Aksi ini sebagai salah satu komitmen perseroan dalam meningkatkan nilai pemegang saham dengan mengembalikan kelebihan arus kas bebas. Dwitya Putra
Jakarta–PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menyiapkan dana hingga Rp650 miliar untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham.
Dana tersebut akan digunakan untuk membeli sebanyak-banyaknya 101,33 juta saham seri B atau 4,4% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Artinya, perseroan akan buyback saham pada level kisaran Rp6.414 per lembar.
Mengutip keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan di Bursa Efek Indonesia, aksi buyback rencananya akan dilakukan perseroan secara bertahap.
“Terhitung sejak 2 September 2015 sampai 1 Desember 2015,” kata Sekretaris Perusahaan PT Bukit Asam Tbk, Joko Pramono, di Jakarta, Selasa, 1 September 2015,
Dalam melakukan buyback saham, Joko beralasan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mengalami penurunan dalam lima bulan terakhir. Kondisi ini diakibatkan, terkait perekonomian nasional dan regional yang melambat .
“Ini juga merupakan komitmen perseroan dalam meningkatkan nilai pemegang saham dengan mengembalikan kelebihan arus kas bebas kepada para pemegang saham,” tuturnya.
Dengan aksi ini, Joko berharap dapat memberikan fleksibilitas untuk mencapai struktur permodalan yang efisien dan memungkinkan perseroan menurunkan keseluruhan biaya modal, meningkatkan earning per share (EPS) serta return on equity (ROE) secara berkelanjutan.
Tercatat saham PTBA pada pukul 15.12 WIB, berada pada level Rp 6.150 per lembar atau naik 300 poin (5,13%). (*)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More