Bandung – BTPN Syariah menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan sebagai pilar penting dalam ketahanan ekonomi keluarga dan bangsa.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan literasi dan edukasi keuangan yang diikuti oleh 400 wanita pelaku usaha mikro di Gedung Serbaguna Balai Kota Bandung, Jumat, 4 Juli 2025. Acara ini digelar oleh Infobank bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung.
Direktur BTPN Syariah, Dewi Nuzulianti, menyampaikan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam kehidupan ekonomi, terutama di segmen ultra mikro. Meski mayoritas memiliki latar belakang pendidikan dasar dan usaha kecil, para perempuan ini memikul tanggung jawab besar dalam memenuhi kebutuhan keluarga.
Baca juga: Pemkot Bandung dan Infobank Gelar Literasi dan Edukasi Keuangan kepada 400 Wanita Pelaku Usaha Ultra Mikro
“Kenapa kami memilih fokus pada perempuan? Karena kami percaya bahwa perempuan itu tiang keluarga. Kalau keluarga berdaya, maka negara juga akan berdaya,” ujar Dewi.
Sejak 2010, BTPN Syariah secara konsisten mengembangkan produk pembiayaan khusus bagi perempuan pelaku usaha ultra mikro.
Tak hanya menyalurkan pembiayaan, bank ini juga memberikan pendampingan melalui pembentukan kelompok yang beranggotakan 10–15 orang perempuan. Skema ini memungkinkan edukasi dan dukungan terus-menerus tanpa harus datang ke kantor bank.
Baca juga: Laba BTPN Syariah Tumbuh 18 Persen jadi Rp311 Miliar di Kuartal I 2025
“BTPN Syariah hadir untuk mengubah cara pandang terhadap ibu-ibu pelaku usaha. Kami percaya mereka bukan hanya layak dibantu, tapi juga mampu tumbuh jika diberi kepercayaan dan pembinaan yang tepat,” kata Dewi.
Dalam proses pendampingannya, BTPN Syariah menanamkan empat nilai dasar yang disebut BDKS: berani, disiplin, kerja keras, dan saling bantu. Nilai-nilai ini diyakini sebagai pondasi agar perempuan tidak hanya mengembangkan usahanya, tetapi juga mengelola keuangan keluarga secara lebih baik dan berkelanjutan. (*) Ari Nugroho
Oleh Junaedy Gani DARI waktu ke waktu muncul aspirasi tentang keberadaan sebuah Sovereign Wealth Fund… Read More
Poin Penting KPK menyita Rp6,38 miliar dari OTT kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP… Read More
Poin Penting IHSG menguat di awal perdagangan: Pada pembukaan 12 Januari 2026 pukul 09.04 WIB,… Read More
Poin Penting IHSG berpeluang menguat untuk menguji level 9.030–9.077, namun investor diminta waspada potensi koreksi… Read More
Poin Penting Rupiah melemah di awal perdagangan Senin (12/1/2026) sebesar 0,17 persen ke level Rp16.847… Read More
Jakarta – Harga emas untuk produk Galeri24 dan UBS yang diperdagangkan pada Senin, 12 Januari 2026 di… Read More