BTPN Wow! menawarkan kemudahan akses layanan perbankan melalui handphone GSM dan didukung jasa agen untuk meningkatkan jangkauan ke masyarakat di pelosok. Sejak diluncurkan pada Maret 2015 hingga akhir Desember 2016, BTPN Wow! telah memiliki 2,9 juta nasabah dan lebih dari 171.000 agen.
“Melalui inovasi BTPN Wow!, kami menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk ke dalam daftar Fortune Change the World. Daftar tersebut berisi 50 perusahaan di seluruh dunia yang dinilai telah berkontribusi dalam menyelesaikan masalah sosial, namun tetap mampu meraih keuntungan,” kata Jerry.
Baca juga: 2016, BTPN Bukukan Laba Bersih Rp1,75 Triliun
Sedangkan Jenius adalah inovasi digital banking untuk segmen consuming-class yang identik dengan masyarakat urban dan melek teknologi. Jenius adalah rekening tabungan, bukan uang elektronik yang dilengkapi dengan kartu debit Visa untuk transaksi retail di seluruh dunia dan tersambung dengan jaringan perbankan nasional.
“Aplikasi keuangan ini mengubah cara berbank secara signifikan, dengan memperkenalkan fitur-fitur unik, antara lain Cashtag fitur yang menjadikan nama nasabah sebagai nomor rekening, Send It fitur untuk kirim uang, baik ke rekening bank, nomor ponsel, atau alamat email, Pay Me untuk mengirim permintaan uang, Split Bill untuk berbagi tagihan dengan teman atau keluarga, serta Dream Saver untuk membantu mewujudkan mimpi dengan menabung harian secara otomatis,” papar Jerry. (*)
Page: 1 2
Poin Penting Menkeu Purbaya menilai OTT pegawai pajak dan bea cukai sebagai terapi kejut agar… Read More
Poin Penting Baru beroperasi sejak Desember 2025, BSN langsung memposisikan diri sebagai “Banknya Para Developer”… Read More
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More
Poin Penting OJK menegaskan KUB BPD sebagai strategi utama untuk memperkuat peran BPD dalam pembiayaan… Read More
Oleh Awaldi, Pemerhati SDM Bank dan Consulting Director Mercer Indonesia SEJAK akhir tahun kemarin, Otoritas… Read More
Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More