Bogor–PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) agresif dalam mendorong Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif atau Laku Pandai, yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa keuangan (OJK). Lewat produk BTPN Wow!, perseroan tak sungkan nombok biaya untuk komisi dan bunga simpanan nasabah.
“Kita kerja sama dengan provider, semua SMS gratis (kecuali transaksi antarbank). Ultra low cost. Karena ini adalah segmen yang merasa berbank itu ribet. Jadi biaya transaksi semurah mungkin, kalau bisa gratis,” tukas Senior Vice President Product & Customer Experience Head BTPN, Achmad Nusjirwan Sugondo di Cisarua, Bogor, Jumat, 30 September 2016.
Ia menjelaskan, bahwa untuk mendorong antusiasme para agen, pihaknya menyiapkan komisi sebesar 2,5% dari transaksi setor tunai dan sebesar 1,5% dari transaksi tarik tunai. Pun sebesar Rp3.000 untuk setiap nasabah baru yang berhasil diakuisisi agen.
“Komisi ada caping regulasi enggak boleh tinggi-tinggi, maksimal Rp3.500 per transaksi. Buka rekening dapat komisi Rp3.000 per rekening. Secara total bisa Rp18.000 (per nasabah) kalau nasabah yang diakusisi itu aktif selama 6 bulan. Jadi Rp3.000 per bulan,” papar Iwan.
Kepada nasabah sendiri, akunya, BTPN menyiapkan tingkat bunga simpanan yang cukup kompetitif disertai dengan program-program lainnya. Adapun jumlah nasabah BTPN Wow! telah menyentuh angka 1 juta sejak resmi diluncurkan pada Maret 2015, dengan dukungan 61 ribu agen yang tersebar di kawasan Sumatra, Jawa, Bali, Lombok dan Nusa Tenggara.(Bersambung)
Kendati belum menghasilkan profit dari sisi bisnis untuk tahap awal ini, namun Iwan optimis potensi BTPN Wow! akan sangat besar saat produk pinjaman atau kredit sudah mulai dipasarkan. Hal ini sesuai dengan permintaan nasabah akan produk pinjaman yang cukup besar. “Kredit piloting di akhir tahun kalau izin dan regulasi atau surat edaran dari OJK sudah keluar. Pico loan (di bawah segmen kredit mikro) maksimal Rp1 juta tenor sebulan, jadi lebih pinjaman untuk keperluan mendadak,” jelasnya kepada infobanknews.com.
Agen BTPN Wow!, Husnul Asikin menambahkan, bahwa banyak nasabahnya yang menanyakan produk pinjaman atau kredit. “Masyarakat kan tahunya bank itu simpan pinjam,” ucap pria yang turut menjadi agen dalam pilot project BTPN Wow! pada tahun 2013.
Sampai dengan saat ini, Asikin telah mampu menjaring sekitar 300 nasabah yang mayoritas adalah petani teh di kawasan perkebunan teh PTPN VIII di wilayah Cisarua, Bogor. Ia tidak menampik, bahwa ada juga nasabahnya yang berdomisili di Bandung dan Jakarta. Hal ini, klaimnya, dimungkinkan karena jaringan agen Laku Pandai yang cukup banyak dan transaksi yang bisa dilakukan secara real time online.
Baca juga : BTPN Siap Bersaing Turunkan Suku Bunga Kredit)
Sementara Susanti, nasabah BTPN Wow! menyatakan, bahwa keberadaan agen perbankan ini sangat disyukurinya. “(Kantor) Bank jauh. Kalau agen kan dekat. Bank lain antre, ongkos dan jauhnya juga itu,” ucap Ibu tiga anak ini. (*)








