News Update

BTN Percepat Digitalisasi, Bidik 21.000 Pengguna Bale Korpora Tahun Ini

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menargetkan 21.000 pengguna platform Bale Korpora pada akhir 2025.

“Jumlah pengguna Bale Korpora diharapkan bisa mencapai 21.000 pada akhir tahun 2025 dengan jumlah pengguna yang lebih berkualitas transaksinya,” kata Jasmin, Direktur Distribution & Institutional Funding BTN, dalam acara Awarding Anugerah Karya Jurnalistik 2025, di Jakarta, Rabu, 12 Maret 2025.

Diketahui, layanan Bale Korpora by BTN yang akan segera diluncurkan merupakan bagian dari transformasi digital perseroan. Platform ini menawarkan solusi terintegrasi yang menyatukan berbagai layanan wholesale BTN, yang sebelumnya tersebar di platform berbeda atau stand-alone platform.

“Nasabah akan merasa lebih mudah dan nyaman mengelola keuangan karena hanya perlu satu kali log-in atau single sign-on melalui Bale Korpora untuk menikmati seluruh layanan wholesale BTN tanpa harus berpindah platform,” jelasnya. 

Baca juga : Laba BTN Turun 63,10 Persen jadi Rp101,66 Miliar di Januari 2025

Menurutnya, sebelum adanya Bale Korpora, nasabah harus berpindah-pindah platform, sehingga aktivitas transaksi menjadi kurang efisien bagi perusahaan maupun individu yang memiliki bisnis. Dengan hadirnya Bale Korpora, seluruh layanan wholesale BTN, seperti Cash Management, e-Guarantee, dan Financial Supply Chain Management, dapat diakses melalui satu pintu.

Nasabah institusi dan usaha perorangan yang memiliki giro dapat menikmati layanan berbasis website yang fleksibel, aman, serta dapat diakses di mana pun dan kapan pun.

Baca juga : BI Tambah Insentif KLM, Bos BTN Ungkap Dampaknya ke Perumahan Rakyat

“Dalam menggunakan layanan Bale Korpora, nasabah hanya perlu memiliki giro dan kredensial berupa Company ID, User ID, dan password yang terdaftar pada salah satu layanan Bale Korpora. Semua penggunaan Bale Korpora bebas biaya, kecuali biaya untuk transaksi tertentu sesuai ketentuan masing-masing layanan wholesale,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More

9 hours ago

Banyak Orang Indonesia Gagal Menabung karena Pola Keuangan Salah, Ini Solusinya

Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More

9 hours ago

Berikut 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More

9 hours ago

IHSG Sepekan Melemah Hampir 6 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.678 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More

9 hours ago

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah BPR Koperindo

Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More

9 hours ago

YLKI Yakin Satgas Ramadan Pertamina Mampu Jaga Pasokan BBM dan LPG saat Mudik Lebaran 2026

Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More

9 hours ago