Jakarta–PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, (BTN) kembali mencatatkan Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP 03) di Bursa Efek Indonesia (BEI) senilai Rp1 triliun, setelah sukses melakukan sekuritisasi aset dengan skema EBA-SP selama dua tahun berturut-turut.
Adapun, nilai EBA-SP yang berhasil diserap mencapai Rp1 triliun dengan rincian di kelas A, untuk seri A 1 senilai Rp200 miliar, sedangkan Seri A2 mencapai Rp713 miliar. Sementara kelas B, mencapai Rp87 miliar. EBA-SP 03 ini diterbitkan menggunakan jaminan KPR BTN. Sebaga jaminan kualitas kredit, EBA SP-03 kelas A memiliki rating idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
EBA-SP 03 kelas A tersebut memliki tenor dan kupon yang berbeda, untuk seri A1, tenornya 2 tahun dan kupon sebesar 8 persen. Sementara, A2 bertenor 4 tahun dengan kupon sebesar 8,4 persen. EBA-SP merupakan instrumen hasil sekuritisasi dari tagihan-tagihan KPR yang kemudian dijual ke publik, dalam hal ini investor institusi seperti dana pensiun maupun perusahaan asuransi, melalui penawaran umum. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More