Headline

BTN Bagi Dividen Rp34,95/Lembar Saham

Jakarta–Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyepakati pembagian dividen untuk kinerja tutup buku tahun 2015 sebesar Rp370 miliar atau setara 20% dari perolehan laba bersih sebesar Rp1,85 triliun.

Direktur Utama Bank Tabungan Negara, Maryono mengungkapkan dengan jumlah tersebut setiap pemegang saham berhak atas dividen sebesar Rp34,95 per lembar saham.

“Dalam RUPST telah diputuskan untuk bagikan dividen Rp34,95 per saham,” ujarnya, di Jakarta, Selasa, 12 April 2016.

Lebih lanjut tambah Maryono, pemegang saham yang berhak atas dividen tersebut merupakan yang tercatat pada tanggal 22 April 2016. Rencananya, dividen akan dibagikan ke pemegang saham pada tanggal 12 Mei 2016 mendatang.

Sementara itu, sisa dari laba bersih BTN rencananya akan dijadikan sebagai laba ditahan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat arus permodalan perseroan ke depan.

“Dengan dividen 20%, kekuatan kita untuk lakukan ekspansi bisnis khususnya untuk salurkan KPR 1 juta rumah semakin kuat,” tambah Maryono. (*) Dwitya Putra

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

10 hours ago

Rekomendasi 5 Aplikasi Nabung Emas yang Aman dan Praktis

Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More

11 hours ago

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Pemerintah

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More

15 hours ago

Investasi Reksa Dana BNI AM Kini Bisa Dibeli di Kantor Cabang KB Bank

Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More

16 hours ago

Kadin Gandeng US-ABC Perluas Ekspor Alas Kaki ke AS

Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More

19 hours ago

Alasan Mahkamah Agung AS “Jegal” Kebijakan Tarif Trump

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More

21 hours ago