Ilustrasi: BSU tahap I untuk para pekerja cair hari ini, 24 Juni 2025. (Foto: istimewa)
Jakarta – Pemerintah siap mencairkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp300 ribu per bulan selama dua bulan, yakni untuk periode Juni-Juli 2025.
Kebijakan ini merupakan bagian dari lima paket stimulus ekonomi nasional yang ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat konflik geopolitik dan tekanan inflasi.
Penting diketahui bahwa pencairan BSU hanya dapat dilakukan melalui bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yaitu BRI, BNI, BTN, dan Bank Mandiri.
Baca juga: Proses Verifikasi jadi Kendala Pemerintah dalam Penyaluran BSU
Artinya, pekerja yang belum memiliki rekening di salah satu bank tersebut diwajibkan untuk membuka rekening terlebih dahulu.
Salah satu syarat utama untuk bisa menerima BSU adalah memiliki rekening aktif di bank Himbara.
Bagi Anda yang belum memiliki rekening di bank Himbara, proses pembukaan rekening kini dapat dilakukan dengan mudah secara daring melalui ponsel.
Berikut langkah-langkah pembukaan rekening, sebagaimana dirangkum dari laman resmi Portal Informasi Indonesia, Rabu, 18 Juni 2025:
Pembukaan rekening BRI bisa dilakukan lewat aplikasi BRImo. Ikuti langkah-langkah berikut ini:
Proses pembukaan rekening BNI dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi BNI Mobile Banking:
Baca juga: Strategi BPJS Ketenagakerjaan Dorong 1,7 Juta Pengemudi Ojol Daftar Jadi Peserta
Aplikasi BTN Digital (atau BTN Mobile Banking) menjadi solusi untuk membuka rekening BTN secara online:
Pembukaan rekening Mandiri dapat dilakukan dengan praktis melalui aplikasi Livin’ by Mandiri:
Baca juga: Adu Laba Bank Himbara Sepanjang 2023, Siapa Paling Jumbo?
Setelah rekening aktif, langkah penting berikutnya adalah memperbarui data rekening di situs resmi BSU agar dana bisa segera dicairkan. Berikut panduannya:
Setelah proses verifikasi selesai, dana BSU sebesar Rp600 ribu akan langsung dikirim ke rekening penerima. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More
Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More