BSI Bidik 1 Juta Nasabah dari Produk Tabungan Umrah

BSI Bidik 1 Juta Nasabah dari Produk Tabungan Umrah

Poin Penting

  • BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI Tabungan Umrah yang resmi diluncurkan 23 Februari 2026
  • BSI menyasar segmen muda melalui edukasi dan literasi keuangan, seiring tren umrah yang kini menjadi bagian dari halal lifestyle generasi milenial dan gen Z
  • Tabungan umrah diharapkan memperkuat pertumbuhan CASA, memperluas inklusi keuangan syariah, serta menjadi pintu masuk ekosistem haji dan umrah BSI.

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI menargetkan 500 hingga lebih dari satu juta nasabah pertama untuk produk BSI Tabungan Umrah yang baru diluncurkan hari ini (23/2).

“Kita baru mulai berjualan (BSI Tabungan Umrah) sekarang. Target kita mungkin 500 ribuan orang dululah,” ucap Anton Sukarna, Direktur Sales and Distribution BSI, dalam Konferensi Pers di Jakarta, 23 Februari 2026.

Dalam hal ini, kata Anton, BSI melihat pasar umrah mulai bergerak ke segmen yang lebih muda. Tak lagi didominasi generasi baby boomers, milenial, dan gen Z kini mulai merencanakan perjalanan spiritual sejak dini. 

“Sehingga pendekatan kepada generasi milenial dan gen Z dilakukan dengan edukasi dan literasi agar mereka dapat mewujudkan mimpinya dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan berbasis perencanaan keuangan,” tambah Anton.

Baca juga: BSI Tabungan Umrah Jadi Solusi Alternatif Menunggu Haji

Selain itu, menurut Anton ketertarikan milenial dan gen Z terhadap umrah juga menjadi sinyal kuat bagi industri perbankan syariah untuk masuk lebih dalam ke sektor Islamic ecosystem, terutama halal lifestyle

“Halal lifestyle kini menjadi gaya hidup, termasuk umrah dan wisata religi. Ini peluang bagi bank untuk memfasilitasi atau menjembatani keinginan ibadah dengan perencanaan keuangan yang matang dan aman,” imbuhnya.

Dorong Dana Murah BSI

Diharapkan pula bahwa produk tabungan umrah BSI mampu berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan dana murah perseroan. 

Hingga Desember 2025, dana pihak ketiga (DPK) BSI tumbuh 16,20 persen year on year (yoy) menjadi Rp380 triliun, dengan porsi dana murah (CASA) mencapai 61,62 persen atau Rp234 triliun. Pertumbuhan tabungan tercatat naik sebesar 15,72 persen yoy menjadi Rp162,63 triliun.

Baca juga: BSI Bidik 300 Ribu Nasabah Ultramikro usai Gandeng PNM

Perluas Inklusi Keuangan Syariah

Di sisi lain, lewat produk tabungan umrah, BSI optimistis dapat memperluas inklusi keuangan syariah sekaligus mendukung lahirnya generasi muda yang lebih siap secara spiritual dan finansial. 

“Tabungan umrah ini diharapkan menjadi entry gate ekosistem haji dan umrah yang bisa digarap secara maksimal. Sinergi antara bank syariah, travel haji dan umrah maupun bisnis-bisnis lain yang menjadi multiplier effect ibadah umrah,” kata Anton. (*)

Editor: Galih Pratama

Related Posts

News Update

Netizen +62