Jakarta – Di tengah dinamika industri keuangan yang semakin kompleks, menjaga tata kelola perusahaan dan manajemen risiko menjadi hal yang sangat penting. Keduanya menjadi fondasi demi keberlangsungan bisnis.
Hal tersebut disadari betul oleh BRI Insurance. Anak usaha dari PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) ini selalu berupaya memperkuat tata kelola perusahaan dan manajemen risiko.
“Dengan berpegang pada nilai-nilai GCG dan penguatan risk governance, kami akan terus bertransformasi menjadi perusahaan asuransi nasional yang tangguh dan terpercaya di tengah dinamika industri keuangan,” ujar Heri Supriyadi, Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko BRI Insurance, Heri Supriyadi dikutip 26 Juni 2025.
Baca juga: OJK Perkuat Tata Kelola dan Integritas Sektor Jasa Keuangan
Tak sia-sia, tata kelola manajemen yang dilakukan BRI Insurance pun mendapatkan pengakuan publik. Dalam pekan ini, BRI Insurance berhasil meraih dua penghargaan dari ajang penghargaan nasional di sektor keuangan dan asuransi.
Pertama, penghargaan dalam ajang Best Insurance Award 2025 kategori Asuransi Umum – Kelas Aset Terbesar (di atas Rp 5 triliun) atas kinerja unggul dan daya saing perusahaan dalam industri asuransi umum nasional.
Kedua, BRI Insurance kembali mendapatkan apresiasi di ajang Excellence Good Corporate Governance Awards 2025 pada kategori Asuransi Umum atas penerapan tata kelola perusahaan yang etis dan penguatan manajemen risiko, dengan penekanan pada peran penting etika dalam memperkuat ketahanan dan keberlanjutan bisnis.
Baca juga: LPEI Perkuat Tata Kelola dan Anti Gratifikasi untuk Ekspor Nasional
“Dua penghargaan ini menjadi refleksi kami dalam memperkuat tata kelola perusahaan dan manajemen risiko sebagai fondasi penting dalam keberlanjutan bisnis,” ucap Heri.
Pencapaian ini juga menjadi motivasi bagi seluruh insan BRI Insurance untuk terus mendorong inovasi layanan asuransi yang inklusif dan berkelanjutan. (*)
Poin Penting Rupiah melemah di pembukaan perdagangan ke level Rp16.971 per dolar AS, turun 0,08… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian stagnan pada 16 Maret 2026. Harga… Read More
Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,54 persen ke level 7.098 pada awal perdagangan Senin (16/3).… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan pelemahan dengan level support 6.865–7.000 dan resistance 7.275–7.410. Sentimen negatif… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More