Poin Penting
- BRI Insurance salurkan bantuan Rp230 juta untuk korban bencana di Pidie Jaya (Aceh) dan Sibolga (Medan)
- Bantuan difokuskan pada kebutuhan dasar, meliputi 390 unit kompor gas serta perlengkapan belajar dan ibadah di Aceh, serta fasilitas MCK di Medan
- Tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi aktif memperkuat ketahanan sosial dan mendukung pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana.
Jakarta – PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di dua wilayah sekaligus, yaitu di Pidie Jaya Aceh dan Sibolga Medan.
Inisiatif ini merupakan bagian peran aktif perusahaan yang bersumber penggalangan dana dan iuran dari pekerja dalam mendukung pemulihan masyarakat serta memperkuat ketahanan sosial pascabencana. Adapun dana bantuan yang terkumpul sebesar Rp230 juta.
Budi Legowo, menegaskan bahwa sebagai perusahaan, kehadiran BRI Insurance tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat. Dimana sebelum bantuan pascabencana ini kami juga telah menyalurkan bantuan CSR melalui BNPB ke wilayah bencana di Aceh, Medan dan Padang.
Baca juga: BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Sepanjang 2025
Di Aceh, BRI Insurance menyalurkan bantuan berupa peralatan dapur berupa 390 unit kompor gas, perlengkapan belajar dan ibadah bagi masyarakat terdampak banjir bandang yang serahkan secara simbolis oleh Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, kepada kepala desa setempat.
Pada hari yang sama, BRI Insurance juga menyalurkan bantuan berupa fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) kepada masyarakat terdampak bencana di Medan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Jimmy Prawiradigja, SEVP Teknik BRI Insurance, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan sanitasi yang aman dan layak bagi masyarakat.
Akses terhadap sanitasi yang memadai merupakan fondasi penting dalam proses pemulihan, sekaligus mendukung masyarakat agar dapat kembali menjalankan kehidupan secara lebih aman dan produktif.
Baca juga: BRI Insurance Perkuat Unit Syariah untuk Dorong Ekonomi Tumbuh 8 Persen
Jimmy Prawiradigja, menyatakan fasilitas sanitasi merupakan kebutuhan mendasar yang tidak dapat ditunda, khususnya dalam situasi pascabencana. Melalui bantuan MCK ini, BRI Insurance ingin memastikan masyarakat memiliki akses terhadap lingkungan yang lebih layak dan nyaman, sehingga proses pemulihan dapat berlangsung dengan lebih optimal.
Ke depan, perusahaan akan terus mengambil peran aktif dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan sebagai wujud tanggung jawab perusahaan dalam mendukung ketahanan sosial serta pertumbuhan ekonomi yang lebih tangguh dan inklusif. (*)









