Categories: KeuanganNews Update

BPJamsostek Bidik 5,6 Juta Kepesertaan di Jabar

Bandung – BPJamsostek optimis dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat Jawa Barat (Jabar). BPJamsostek membidik pencapaian jumlah kepesertaan wilayah Provinsi Jawa Barat sebesar 4,5 juta peserta hingga akhir tahun 2020.

Direktur Pelayanan BPJamsostek Krishna Syarif mengaku optimis dari target tersebut bakal tercapai berkat implementasi peningkatan manfaat dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019 yang telah ditandatangani oleh Presiden Jokowi pada akhir 2019 lalu.

“Target kepersertaan Jawa Barat total paling tidak thaun ini 5,6 juta kepesertaan atau dengan total iuran Rp13 triliun,” kata Krishna di Bandung, Selasa 25 Febuari 2020.

Dirinya menyebut, hingga saat ini total kepesertaan BPJamsostek di Wilayah Jawa Barat telah mencapai 2,9 juta peserta pekerja formal dan 343.000 pekerja informal atau sekitar 42% dari total angkatan kerja di Jawa Barat.

Menurutnya, hambatan yang terjadi dari jumlah kepesertaan saat ini ialah banyaknya pekerja kontrak yang menunggu didaftarkan oleh pemberi kerja.

“Permasalahannya pekerja pekerja yang belum daftar ini adalah mereka yang menunggu program perlindungan dari pemberi kerja di tengah era distrupsi,” tambahnya.

Tak hanya itu, banyaknya produk asuransi yang ditawarkan oleh asuransi swasta juga menjadi hambatan lambatnya pertumbuhan kepesertaan. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

29 mins ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

4 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

9 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

10 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

10 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

20 hours ago