News Update

BPD Bali Pede Targetkan Pertumbuhan Kredit hingga 9,5 Persen pada 2026

Poin Penting

  • BPD Bali menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 9-9,5 persen pada 2026 sesuai rencana bisnis ke OJK.
  • Target didukung kolaborasi lintas pihak, optimalisasi transfer risk, dan pemulihan sektor pariwisata Bali.
  • Laba tumbuh 19,6 persen, NPL turun ke 0,83 persen, dengan rasio keuangan tetap kuat dan sehat.

Jakarta – Di tengah tantangan ekonomi global dan domestik, PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali percaya diri (pede) menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 9-9,5 persen pada 2026.

Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudharma mengatakan, target pertumbuhan kredit tersebut telah disesuaikan dengan rencana bisnis bank yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Tahun ini kita menargetkan tumbuh 9,5 persen, sesuai dengan rencana bisnis bank yang telah kita kirim ke OJK,” ujarnya, di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.

Baca juga: Genjot Portofolio Bisnis, TRIPA Perkuat Kolaborasi dengan Bank BPD Bali

Untuk mencapai target tersebut, BPD Bali memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dan mengoptimalkan skema transfer risk atau pengalihan risiko.

Strategi ini memungkinkan bank mengelola risiko konsentrasi, potensi gagal bayar, hingga kerugian lainnya tanpa harus menanggung seluruh beban finansial secara langsung.

Nyoman pede target pertumbuhan kredit dapat tercapai seiring membaiknya kinerja sektor pariwisata Bali sepanjang 2025.

Pariwisata Dorong Optimisme Kredit

Optimisme tersebut turut ditopang oleh kebijakan “Ekonomi Care Bali“, yang merupakan inisiatif pengembangan ekonomi Bali yang inklusif dan berfokus pada sektor care economy, khususnya pariwisata.

“Dengan konsep ini, BPD Bali yakin bisa mencapainya. Karena di tahun 2025 kita targetkan di 9 persen, tetapi kita bisa tumbuh di 9-10 persen,” bebernya.

Baca juga: Dirut Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma Masuk Daftar Top 100 CEO 2025

Sepanjang 2025, BPD Bali membukukan laba sebesar Rp1.050,68 miliar atau tumbuh 19,60 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh peningkatan aset sebesar 7,68 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp41.257 miliar.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit Bank BPD Bali mencapai Rp24.974 miliar atau tumbuh 9,39 persen. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 5,24 persen menjadi Rp33.852 miliar dari sebelumnya Rp32.168 miliar

Rasio Kesehatan Bank Tetap Terjaga

Kinerja positif tersebut diiringi dengan perbaikan kualitas aset. Rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) tercatat menurun menjadi 0,83 persen dari sebelumnya 0,92 persen. 

Baca juga: Waspada Penipuan Undian hingga Video AI, Bank BPD Bali Imbau Nasabah Lakukan Ini

Rasio keuangan lainnya juga berada pada level yang sehat, dengan Return on Assets (ROA) sebesar 3,43 persen, Return on Equity (ROE) 21,41 persen, rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 61,82 persen, serta Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 73,75 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

WFH BGN Tak Berlaku untuk Kepala SPPG, Ahli Gizi, dan Akuntan

Poin Penting Badan Gizi Nasional (BGN) menerapkan skema kerja hybrid (WFH-WFO) 50% untuk unit yang… Read More

25 mins ago

Kasus Kredit Sritex-Bank DKI, Ahli: Kredit Macet Bukan Selalu Pidana

Poin Penting Zulkarnain Sitompul menegaskan kredit macet tidak otomatis menjadi tindak pidana, melainkan bagian dari… Read More

1 hour ago

Kadin Minta Dunia Usaha Perkuat Kepatuhan Seiring Berlaku KUHP Baru

Poin Penting Kadin mendorong dunia usaha meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi seiring pemberlakuan KUHP baru Perusahaan… Read More

2 hours ago

Bank Mantap dan UGM Kolaborasi, Integrasi Layanan hingga Program Persiapan Pensiun

Poin Penting PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi mengintegrasikan… Read More

3 hours ago

BTN Soroti Data Backlog Perumahan, Tanpa Basis Jelas Sulit Tepat Sasaran

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menilai data backlog perumahan masih belum akurat… Read More

4 hours ago

BTN Resmikan Ecopark Dago dan 3 Cabang Baru, Genjot Efisiensi Layanan

Poin Penting BTN meresmikan Ecopark Dago sebagai pusat pelatihan SDM berbasis konsep modern dan ramah… Read More

4 hours ago