News Update

Bos OJK: Sektor Keuangan Berperan Penting dalam Perkembangan UMKM

Jakarta – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengungkapkan dukungan sektor jasa keuangan dalam mendorong pertumbuhan kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tanah Air.

“Untuk bisa mengukur dukungan terhadap sektor jasa keuangan terhadap UMKM, yang harus dilihat bukan hanya besaran kredit dan pembiayaan perbankan tapi juga melihat secara keseluruhan sektor jasa keuangan,” katanya, Selasa, 11 Januari 2025.

Mahendra menjelaskan bahwa OJK mencatat pertumbuhan pesat dalam industri pinjaman daring (pindar). Selain itu, produk baru seperti Buy Now Pay Later (BNPL) juga menunjukkan pertumbuhan dua digit, baik di perbankan maupun di perusahaan pembiayaan.

Baca juga : OJK Optimistis Target Pertumbuhan Kredit 9-11 Persen Bisa Tercapai

“Jadi untuk mengukur keseluruhan besaran dari kontribusi industri jasa keuangan terhadap UMKM perlu dilihat secara menyeluruh,” jelasnya.

Di sisi lain, Mahendra menekankan pentingnya edukasi dan literasi keuangan bagi konsumen produk keuangan tersebut.

“Sehingga pemanfaatannya benar-benar dimaksudkan untuk kebutuhan yang dimiliki oleh UMKM yang dimaksud,” terangnya.

Baca juga : OJK Bakal Bentuk Dewan Emas Urus Kegiatan Bullion Bank

Oleh karena itu, OJK terus memperkuat industri pinjaman daring melalui berbagai kebijakan, seperti aturan permodalan, manajemen risiko, hingga pengaturan tingkat bunga.

“Seperti diketahui, pengaturan dan kebijakan mengenai penetapan tingkat bunga yang diberikan oleh pinjaman daring terus menerus diturunkan dari 0,4 hingga 0,2 saat ini,” bebernya.

Mahendra menambahkan bahwa kebijakan tersebut turut memperkuat akses UMKM terhadap berbagai produk keuangan.

“Hal ini turut memperkuat akses kepada berbagai jenis produk keuangan bagi UMKM. Di sisi lain, ini juga memperkuat perusahaan itu sendiri, termasuk permodalan dan pelayanan produk yang diberikan,” tutupnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

34 mins ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

2 hours ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

2 hours ago

Penguatan Produktivitas Indospring Disambut Positif Investor, Ini Buktinya

Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More

2 hours ago

KB Bank Kucurkan Kredit Sindikasi USD95,92 Juta ke Petro Oxo Nusantara

Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Menguat 0,47 Persen ke Level 9.075

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More

2 hours ago