Direktur Utama BRI, Hery Gunardi
Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyatakan bahwa meski telah berada di bawah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), namun perseroan memastikan bisnis perbankan tetap berjalan normal.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi menjelaskan, pelayanan operasional hingga bisnis perbankan akan berjalan normal dan nasabah akan tetap mendapatkan layanan terbaik dari BRI.
“Jadi sebenarnya tidak ada sesuatu yang dikhawatirkan. Dengan berada di bawah Danantara, tentu memungkinkan BRI menjadi lebih adaptif, agile, dan memiliki fleksibilitas pengelolaan bisnis,” ujar Hery dalam Paparan Kinerja Kuartal I 2025, Rabu, 30 April 2025.
Baca juga: Kuartal I 2025, BRI Cetak Laba Rp13,8 Triliun dan Kredit Tumbuh 4,9 Persen
Dengan begitu, lanjut Hery, bank yang dipimpinnya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing global dan lebih kompetitif dalam menghadapi berbagai tantangan pasar.
Hery menyebut, bahwa Danantara telah mengumumkan secara resmi struktur organisasi serta pengurus yang berlapis, dan merupakan orang-orang profesional dan kompeten di bidangnya.
“Oleh karena itu, kami percaya Danantara akan dikelola dengan profesional dan akan memengaruhi manfaat yang lebih baik untuk BRI, untuk BUMN, untuk negara, dan juga untuk masyarakat,” pungkasnya.
Baca juga: BRI Life dan PNM Kolaborasi Dorong Ketahanan Ekonomi Nasabah Ultra Mikro
Sebagai informasi, BRI berhasil mencetak laba bersih periode berjalan sebesar Rp13,8 triliun per kuartal I 2025. Raihan laba tersebut menurun sebesar 13,63 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp15,98 triliun.
Dari sisi intermediasi, BRI berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp1.373,66 triliun atau meningkat sebesar 4,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1.308,65 triliun. Dengan kredit yang disalurkan ke UMKM mencapai Rp1.126,02 triliun. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Konflik antara AS–Israel dan Iran berpotensi mengganggu rantai pasok global dan perdagangan internasional.… Read More
Poin Penting OJK menjatuhkan total denda Rp5,62 miliar kepada PT Bliss Properti Indonesia Tbk dan… Read More
Poin Penting Bank Danamon menyiapkan layanan operasional terbatas selama libur Nyepi–Idulfitri 18–24 Maret 2026. Sebanyak… Read More
Poin Penting THR tidak hanya untuk konsumsi Lebaran, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk… Read More
Poin Penting Tugure menyalurkan 300 paket sembako melalui program Bakti Sosial Ramadhan 1447 H. Seluruh… Read More
Poin Penting Rupiah melemah di pembukaan perdagangan ke level Rp16.971 per dolar AS, turun 0,08… Read More