Kuartal I-2018, Penyaluran Kredit BCA Tumbuh 14,9%
Jika fenomena el nino berlangsung dalam kurun waktu yang panjang, Indonesia dikhawatirkan akan mengalami kesulitan pangan. Rezkiana Nisaputra
Jakarta – Dampak perubahan iklim yang terjadi di Indonesia yakni el nino berkepanjangan telah menyebabkan kesulitan pangan. Hal ini dikhawatirkan akan ikut menurunkan kinerja seluruh segmen bisnis, termasuk kredit perbankan.
Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja, di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2015. “Kalau kita melihat tayangan televisi beberapa hari terakhir ini, dampak kekeringan sudah sangat mengerikan,” ujarnya.
Menurut Jahja, jika fenomena el nino tersebut berlangsung dalam kurun waktu yang panjang, maka Indonesia dikhawatirkan akan mengalami kesulitan pangan di tengah peningkatan kebutuhan yang saat ini semakin besar. Selain itu, kondisi ini juga akan berpengaruh kepada ekonomi nasional.
“Bisa-bisa terjadi harga bahan makanan akan menjadi sangat mahal. Supply pangan berkurang, tetapi demand banyak di tengah penduduk yang banyak, maka akan sulit mendapatkan bahan pangan,” tukas Jahja.
Dengan demikian, lanjut Jahja, pemerintah diharapkan harus dapat mempersiapkan ketersediaan infrastruktur penunjang pangan secara lebih agresif, guna dapat mengantisipasi dampak dari el nino berkepanjangan tersebut. “Ini harus dipersiapkan secara lebih baik,” ucapnya.
Akan tetapi sejalan dengan kondisi tersebut, pihaknya berharap pertumbuhan kredit BCA hingga 2015 masih akan tetap terjaga di kisaran 11%-12%, meski secara moderat masih akan slowdown. “Tahun ini kami tetap mematok target kredit sebesar 12 %,” tutup Jahja. (*)
—-
Poin Penting Konflik AS–Israel dan Iran memicu volatilitas IHSG, berpotensi terjadi koreksi wajar dan fase… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,44 persen ke level 8.235,48 dan kapitalisasi pasar turun 1,03 persen… Read More
Poin Penting Bank Mega Syariah dan PT Berdikari luncurkan Tabungan Rencana Kurban berbasis layanan keuangan… Read More
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga WARGA dunia hari-hari ini dibuat cemas. Timur Tengah… Read More
Poin Penting Pertamina resmi menaikkan harga sejumlah BBM nonsubsidi mulai 1 Maret 2026, mengacu pada… Read More
Poin Penting Konflik AS–Israel vs Iran ancam 20 persen pasokan minyak global dan dorong harga… Read More