Jakarta – Siswadi, Presiden Direktur Astra Sedaya Finance masuk daftar Top 100 CEO 2022 versi Infobank. Pencapaian ini diraih berkat keberhasilan Siswadi dalam menjalankan roda kepemimpinan yang baik di tengah kondisi perekonomian yang belum stabil.
Buktinya, Siswadi mampu membawa Astra Sedaya Finance mencatat kinerja positif. Pembiayaan perusahaan asuransi ini tumbuh 3,49% menjadi Rp30,66 pada 2021. Di periode yang sama, laba perusahaan tumbuh 56,13%, dari Rp718 miliar pada 2020 menjadi Rp1,12 triliun pada 2021.
Siswadi resmi menjabat sebagai presiden direktur Astra Sedaya Finance sejak April 2018. Penyandang gelar Sarjana Agronomi Universitas Brawijaya dan Magister Hukum Universitas Padjajaran ini mengawali kariernya sebagai Corporate Secretary di Astra Credit Companies pada 1997. Ia juga pernah menjadi chief human resources & information technology officer dan chief commercial fleet officer.
Sebagai informasi, Infobank Top 100 CEO 2022 adalah 100 pemimpin perusahaan terpilih dari lima sektor industri, yakni perbankan, asuransi jiwa, asuransi umum, multifinance, dan BUMN.
Adapun sejumlah kriteria yang menentukan para CEO masuk dalam jajaran Top 100 CEO 2022 versi Infobank ini, yaitu kinerja perusahaan yang dipimpin berdasarkan hasil rating sektoral dan predikat kinerja “sangat bagus” versi Infobank tahun 2022. Kemudian size dari perusahaan yang dipimpin CEO tersebut. Faktor pencapaian dan prestasi tertentu dari CEO terpilih juga turut menentukan gelar ini.
Kriteria lainnya adalah pengalaman, ketokohan, dan kontribusi CEO terpilih bagi industrinya. Dan yang terakhir tentunya pertimbangan Dewan Redaksi Infobank yang turut menjadi penentu. (*) Ayu Utami
Poin Penting OJK percepat reformasi pasar modal melalui delapan rencana aksi untuk memperkuat likuiditas, transparansi,… Read More
Poin Penting Asuransi kesehatan penting di tengah gaya hidup sibuk dan biaya medis yang terus… Read More
Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More
Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More
Poin Penting DBS Indonesia meningkatkan pendanaan channeling ke Kredivo menjadi Rp3 triliun, sejalan dengan pertumbuhan… Read More
Poin Penting Adira Finance dan Danamon memulai Road to IIMS Jakarta 2026 lewat aktivasi CFD… Read More