Perbankan

BNI Xpora Dorong UMKM Gorontalo Naik Kelas dan Tembus Pasar Ekspor

Poin Penting

  • BNI memperkuat kapasitas UMKM ekspor melalui pelatihan dan pendampingan BNI Xpora untuk Komunitas Ekspor Gorontalo
  • Kolaborasi dengan KEG menjadi kunci, karena komunitas ini aktif membina UMKM dan beberapa anggotanya sudah lolos kurasi hingga tampil di pameran internasional di Tokyo.
  • Program Xpora diarahkan untuk meningkatkan daya saing dan akses pasar global, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan kapasitas usaha dan perluasan akses pembiayaan.

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperluas kontribusinya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berorientasi ekspor melalui program BNI Xpora. Salah satu upaya terbarunya adalah pelatihan dan pendampingan kepada Komunitas Ekspor Gorontalo (KEG) yang berlangsung di Roemah Marly, Gorontalo.

Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal menyampaikan, program tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha dalam memahami regulasi dan persyaratan internasional, sehingga produk UMKM dapat diterima di lebih banyak pasar global.

“BNI terus memperkuat fokus pada pengembangan ekspor sebagai strategi utama mendorong UMKM naik kelas melalui pelatihan, pendampingan, dan dukungan pembiayaan berorientasi ekspor,” ujar Iqbal dikutip 1 Desember 2025.

Baca juga: BNI Sabet Penghargaan Environment & Sustainability Apresiasi ESG 2025

Dalam kegiatan tersebut, BNI Xpora memberikan sejumlah materi penting, mulai dari market intelligence, strategi pemasaran global, pengenalan program Xpora, hingga pemahaman regulasi ekspor. Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan praktis mengenai kesiapan produk sesuai standar internasional serta strategi penetrasi pasar yang tepat untuk masing-masing komoditas.

Kolaborasi dengan Komunitas Ekspor Gorontalo menjadi elemen penting dari kegiatan ini. KEG selama ini berperan sebagai wadah pembinaan UMKM berbasis ekspor, termasuk peningkatan kualitas produk dan tata kelola usaha.

Beberapa anggota komunitas tersebut juga telah berhasil lolos kurasi dan mengikuti pameran internasional di Tokyo pada 23–25 September 2025, menunjukkan potensi besar pelaku UMKM Gorontalo untuk menembus pasar global.

Baca juga: BNI-Kemnaker Perkuat Pengembangan Talenta Muda, Serap 4.103 Peserta Program Pemagangan

Melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, BNI menilai program ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing UMKM Gorontalo agar semakin produktif dan mampu memperluas pasar ke tingkat internasional.

Inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen BNI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan kapasitas usaha, perluasan akses pembiayaan, serta pengembangan jaringan pemasaran global. Dengan ekosistem Xpora yang terus diperkuat, BNI berharap UMKM tidak hanya meningkatkan volume ekspor, tetapi juga mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan di pasar global. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

8,12 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan

Poin Penting Hingga 15 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, DJP mencatat 8.125.023 SPT Tahunan PPh… Read More

31 mins ago

AirAsia Indonesia Kantongi Pendapatan Rp7,87 Triliun, Rugi Terpangkas 15 Persen

Point Penting Pendapatan 2025 capai Rp7,87 triliun, sementara kerugian berhasil ditekan 15 persen dibandingkan tahun… Read More

38 mins ago

Jasamarga Trans Jawa Beri Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Lebaran 2026

Poin Penting PT Jasamarga Transjawa Tol memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen di ruas… Read More

38 mins ago

Utang Luar Negeri RI Januari 2026 Turun Jadi USD434,7 Miliar

Poin Penting Posisi ULN Indonesia pada Januari 2026 tercatat USD434,7 miliar, tumbuh 1,7 persen (yoy),… Read More

1 hour ago

Perang Timur Tengah Guncang Rantai Pasok Global, Indonesia Dinilai Punya Peluang

Poin Penting Konflik antara AS–Israel dan Iran berpotensi mengganggu rantai pasok global dan perdagangan internasional.… Read More

2 hours ago

OJK Denda Bliss Properti Indonesia Rp5,62 Miliar, Ini Penyebabnya

Poin Penting OJK menjatuhkan total denda Rp5,62 miliar kepada PT Bliss Properti Indonesia Tbk dan… Read More

2 hours ago