Perbankan

BNI-Kemnaker Perkuat Pengembangan Talenta Muda, Serap 4.103 Peserta Program Pemagangan

Poin Penting

  • BNI menyerap 4.103 peserta pemagangan melalui program kerja sama dengan Kemnaker, menjadikannya salah satu mitra BUMN dengan rekrutmen peserta magang terbanyak di Indonesia.
  • Sebanyak 88% peserta ditempatkan di daerah, tersebar di 205 kantor cabang dan 17 kantor wilayah, guna memastikan pemerataan kesempatan magang hingga luar kota besar.
  • Program pemagangan mendukung kebutuhan industri perbankan, khususnya penguatan talenta muda adaptif di tengah percepatan transformasi layanan keuangan digital BNI.

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat sinerginya dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam pengembangan talenta muda Indonesia melalui Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi langsung dari Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat BNI di Jakarta, Jumat, 28 November 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Yassierli diterima oleh Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan beserta jajaran. Menaker kemudian berdialog langsung dengan para peserta magang yang tersebar di sejumlah unit kerja.

“BNI merupakan salah satu mitra BUMN yang merekrut peserta magang paling banyak, lebih dari 3.000 hingga 4.000 orang yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Yassierli.

Baca juga: BNI Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir Bandang di Padang dan Sibolga

BNI tercatat menyerap 4.103 peserta dalam program pemagangan yang terdiri dari 3.570 peserta batch 1 dan 533 peserta batch 2.

Dari jumlah tersebut sekitar 88 persen peserta ditempatkan di205 kantor cabang dan 17 kantor wilayah, sementara 12 persen lainnya menjalani pemagangan di Kantor Pusat.

Yassierli menilai pemerataan penempatan peserta menjadi aspek penting agar program pemagangan tidak hanya terpusat di kota-kota besar.

“Kami ingin kesempatan yang sama diberikan kepada lulusan di daerah sehingga mereka dapat magang di wilayah masing-masing,” tegasnya.

Dukung Transformasi Digital dan Ekspansi Bisnis BNI

Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan menyampaikan, program pemagangan ini sejalan dengan kebutuhan industri perbankan yang terus berkembang, terutama di tengah akselerasi layanan keuangan digital.

Menurutnya, BNI membutuhkan talenta muda adaptif yang memahami proses bisnis perbankan, mulai dari pemasaran produk, pembiayaan, hingga layanan back office.

“Dalam enam bulan program ini, kami mendapatkan banyak talenta yang siap mendukung ekspansi bisnis BNI, terutama di lini pemasaran simpanan dan kredit yang saat ini menjadi fokus penguatan perusahaan,” ungkap Putrama.

Baca juga: BNI Dorong Ekonomi Lokal Lewat UMKM di Ajang Internasional Yogyakarta

Dia menambahkan, kolaborasi dengan Kemnaker ini memperkuat konektivitas antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri, sekaligus memastikan tersedianya suplai tenaga kerja muda yang relevan dengan transformasi sektor finansial.

BNI menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam memperluas kesempatan kerja bagi lulusan muda serta mempercepat peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia melalui pengalaman kerja langsung di industri perbankan.

Program ini diharapkan mampu mencetak talenta profesional yang berdaya saing dan siap menghadapi kebutuhan pasar kerja pada masa depan. (*)

Yulian Saputra

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

3 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

4 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

5 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

5 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

5 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

6 hours ago