Produk-produk yang ditampilkan di IBEX 2017 dan diuji coba kali ini antara lain adalah BNI Mobile Payment, aplikasi BNI BISA, BNI Layanan Digital, hingga bank guarantee online. Dengan produk-produk tersebut BNI memberikan kenyamanan yang lengkap secara digital. Mulai dari sistem pembayaran yang bersifat cardless karena hanya menggunakan telepon genggam, aliran informasi pertanian bagi nasabah dan debitur BNI yang bermatapencaharian di sektor Pertanian dan Perkebunan hanya menggunakan 1 aplikasi. Hal ini diyakini memberikan kemudahan mendapatkan jaminan bank tanpa harus berlama-lama bertemu dengan customer service. Sementara itu masyarakat yang hendak menyampaikan aplikasi pinjaman, cukup mengunjungi alamat situs eform.bni.co.id untuk mendapatkan manfaat dan kemudahan produk BNI Layanan Digital.
Presiden Joko Widodo sendiri berkesempatan menyaksikan uji coba sistem pembayaran mobile yang dikembangkan BNI. Presiden ditunjukkan bahwa untuk bertransaksi di masa depan tidak diperlukan lagi uang tunai dan bahkan kartu kredit atau debit, cukup menggunakan telepon genggam.
Presiden Joko Widodo mengapresiasi inovasi yang dikembangkan BNI tersebut. Upaya BNI untuk memberikan kemudahan dalam bertransaksi telah terlihat melalui transaksi yang hanya tinggal scan (memindai QR Code yang ada pada penjual oleh telepon genggam pembeli). Selanjutnya, langsung tercetak notifikasi transaksi untuk ke penjual (merchant). “Untuk implementasi aplikasi nantinya jangan lupa juga untuk melakukan edukasi ke masyarakat,” pesan Presiden Joko Widodo. (*)
Page: 1 2
Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More
Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More
Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More
Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More