Perbankan

BNI Buka Kantor Cabang Super Flagship di Bandung, Ini Ragam Fasilitasnya

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melanjutkan komitmennya dalam transformasi layanan perbankan melalui peresmian kantor cabang dengan konsep Super Flagship pertama di kota Bandung. Konsep ini memudahkan transaksi bisnis dan konsumer untuk migrasi ke layanan e-channel dan alat digital lainnya.

Implementasi Branch Transformation tersebut diresmikan oleh Direktur Network and Services BNI Ronny Venir didampingi Regional CEO Wilayah 04 Bandung Roy Wahyu Maulana serta jajaran manajemen setempat. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat Imansyah.

“Kantor Cabang BNI di Bandung ini telah resmi beroperasi dengan konsep tema gedung yang baru dengan harapan dapat memberikan kontribusi dan membantu masyarakat sekitar dan nasabah setia BNI dalam memudahkan transaksi keuangan dan perbankan,” kata Ronny dalam keterangan resmi, Senin, 4 November 2024.

Baca juga: BNI Pastikan Dampak Kepailitan Sritex Tak Berdampak Signifikan

Transformasi layanan perbankan yang terus dilakukan BNI salah satunya dengan cara mengubah konsep kantor cabang melalui lima tipe outlet. Nasabah akan merasakan pengalaman yang berbeda karena kerap bergandengan dengan kafe atau yang dikenal dengan BNI Banking Cafe.

Konsep pertama, yakni kantor cabang Super Flagship, sebagai supermarket financial untuk bisnis konsumer. Kedua, konsep Business Flagship sebagai pusat komunitas bisnis. Dan, ketiga yakni konsep Digital First sebagai consumer experience center.

Baca juga: Akhir Tahun 2024, BNI Optimistis Kredit Tumbuh Dua Digit

Selain itu, BNI juga memiliki layanan kantor cabang thematic atau lifestyle dan yang kelima, yakni konsep kantor cabang Smart Conventional dengan memberikan pelayanan yang mudah dijangkau.

“Sejak tahun 2022 BNI mulai melakukan Transformasi Layanan melalui Konsep Cabang atau Outlet Thematic sehingga diharapkan BNI mampu mewujudkan layanan yang semakin berkualitas dan efektif melalui digitalisasi dan sesuai dengan kebutuhan nasabah saat ini,” tutur Ronny. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

35 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

1 hour ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago