News Update

BNI Buka E-Warong KUBE PKH di Papua

Jakarta–PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bersama Kemensos dan Bulog, bangun Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Elektronik Program Keluarga Harapan atau e-Warong KUBE PKH di tanah Papua.

Langkah ini menjadi salah satu terobosan penting dalam membuka jalur penyaluran bantuan sosial atau subsidi secara nontunai atau secara digital dari pemerintah pusat di Jakarta ke penerima manfaat di Papua.

Dengan penyaluran secara digital, maka bantuan sosial atau subsidi akan dapat didistribusikan secara lebih tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu.

Untuk menjaga agar keterlibatan masyarakat Papua tetap tinggi terhadap e-Warong KUBE PKH ini, Kementerian Sosial Republik Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, dan BULOG mengajak Lembaga Mayarakat Adat (LMA) Papua dalam mengoperasikannya. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2 3

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

11 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

1 hour ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago