Pada kesempatan yang sama juga sempat diujicoba transaksi pembelian bahan kebutuhan pokok yang disediakan di e-Warong KUBE PKH Non Tunai oleh masyarakat penerima manfaat dengan menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Pembelian ini dilakukan pada tingkat harga khusus karena e-Warong KUBE PKH Non Tunai juga berstatus sebagai Rumah Pangan Kita, program penyaluran subsidi pangan yang dilakukan oleh Bulog.
Seperti e-Warong KUBE PKH Non Tunai lainnya di daerah lain, e-Warong KUBE PKH Non Tunai Wamena juga berstatus sebagai Agen 46 BNI.
(Baca juga: BNI Pimpin Sindikasi Pembiayaan Tol Pejagan-Pemalang)
Dengan demikian, masyarakat penerima bantuan sosial dapat membuka tabungan BNI dan melakukan transaksi perbankan di dekat rumahnya, tanpa harus mendatangi kantor cabang BNI terdekat.
Sehingga perluasan e-Warong KUBE PKH Non Tunai hingga ke Papua ini akan turut mendorong program inklusi dan literasi keuangan pada masyarakat Wamena dan sekitarnya. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More
Poin Penting Kredit UMKM Bank Mandiri tumbuh 4,88% sepanjang 2025, di tengah perlambatan kredit UMKM… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More
Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More